Plaza Robinson Tangerang

No Gravatar

Target Kota Tangerang untuk meraih gelar Adipura tahun 2007/2008 tampaknya terancam gagal. Rendahnya kesadaran dan peranan masyarakat menjadi penyebabnya.

Cisadane masih rutin mengalirkan sampah, pasar dan terminal semrawut.

Sebagai contoh kecil dari kurangnya kesadaran masyarakat Tangerang akan arti penting hidup sehat dan bersih bisa dilihat di Plaza Robinson Tangerang. Plaza yang dulunya merupakan Plaza terbesar di Kota

Entah alasannya apa, pengelola Plaza Robinson mengizinkan para tukang becak untuk mangkal dan beroperasi di depan pintu masuk. Yang disayangkan, para tukang becak ini tidak memiliki kesadaran akan lingkungan bersih dan sehat.

Bila anda suatu saat melewati Plaza Robinson yang berada di Jl. Daan Mogot ini, bersiaplah hidung anda mencium aroma tak sedap dari arah Plaza Robinson Tangerang. Karena pagar depan Plaza Robinson penuh dengan genangan air kencing para tukang becak!.

Saya sendiri tidak pernah habis pikir bagaimana sebuah pusat perbelanjaan yang berada di pusat kota dan tepat di depan jalan utama dengan arus kendaraan mencapai 4500 kendaraan perjam berubah menjadi sebuah kakus!

Setiap hari saya melewatinya karena kampus saya kebetulan berada tidak jauh dari Plaza Robinson Tangerang. Kadang saya mendapatkan ada tukang becak yang kencing disitu ketika kondisi sedang ramai, siang hari. Sudah tidak punya adab kesopanan kah mereka?

Tulisan larangan ini terdengar lucu karena kontradiksi. Lah, anjing saja yang suka kencing sembarangan, tidak pernah saya lihat kencing di depan pusat perbelanjaan.