Pengembang Citra Raya, Tolong Segera Selesaikan Bundaran 5
Sudah lebih dari dua bulan yang lalu Pengembang Perumahan Citra Raya - Tangerang membangun jalan dan bundaran baru. Jalan baru dua arah yang dipisah oleh jalur hijau itu akan melewati klaster baru yaitu Graha Raflesia dan direncanakan akan menjadi akses utama menuju jalan tol yang akan melewati Kota Tiga Raksa memutar menuju Bandara Soekarno - Hatta, Cengkareng.
Namun, sayangnya Pengembang Citra Raya tidak segera menyelesaikan pembangunan jalan tersebut sehingga kami yang tinggal di klaster Taman Rembrand, Taman Picasso, Graha Segovia, Graha Sevilla, Green Sevilla, Graha Catania, Serdang Asri dan masyarakat sekitar di wilayah Kecamatan Panongan yang akan menuju ke Jl. Raya Serang melewati area tersebut sangat tidak nyaman.
Yang sangat disayangkan, pembangunan jalan ini di mata saya terkesan sengaja dibuat untuk menyulitkan kami, warga di klaster yang harus melewati area pembanguan bundaran 5 tersebut. Kalau Pengembang Citra Raya tidak bermaksud untuk segera menyelesaikan pembuatan jalan baru tersebut, sebaiknya pembatas jalan tidak perlu dibangun sampai menjorok ke arah bundaran yang belum jadi sehingga mempersempit akses jalan yang sudah sempit.
Pada gambar di samping kiri terlihat pembatas jalan yang dipaksakan dibangun sehingga hampir menutup separuh badan jalan lama. Keadaan ini mengakibatkan kendaraan roda empat harus antri apabila akan melewati lokasi tersebut. Padahal, apabila pembatas jalan tidak dipaksakan untuk dipasang, jalan tersebut masih dapat dilalui kendaraan untuk saling berpapasan.
Setiap pagi di lokasi tersebut terjadi antrian kendaraan dari kedua arah. Apalagi ditambah dengan sudah beropreasinya sekolah Citra Berkat di dekat Pos Polisi, para orang tua murid yang mengantarkan anaknya ke sekolah menggunakan kendaraan roda empat menambah panjang antrian yang terjadi.
Yang membuat kami lebih kecewa lagi, ternyata Pengembang Citra Raya sengaja menutup akses jalan setengah jadi dengan beton gorong-gorong sehingga sepeda motor yang tadinya bisa melewati jalan setengah jadi tersebut menjadi tidak dapat lewat. Sungguh aneh cara Pengembang Citra Raya melaksanakan pembangunan jalan baru tersebut. Pengembang tidak menyegerakan penyelesaian pembangunan jalan tersebut dan terkesan melambatkan pekerjaannya padahal saat ini sedang musim kemarau sehingga penyelesaian jalan semestinya dapat dilakukan lebih cepat karena tidak akan terganggu oleh hujan.
Pada gambar di atas, yang sebelah kiri adalah akses jalan setengah jadi yang ditutup dari arah City Market. Sedangkan, yang di sebelah kanan diambil dari posisi menuju ke Citi Market.
Sebagai warga Citra Raya tentu kami senang dengan pembangunan jalan baru tersebut walaupun tidak melewati klaster kami. Akan tetapi, kalau pembangunannya terkesan dilambat-lambatkan dan seperti sengaja membuat kami kesulitan, kami sebagai warga Citra Raya menyatakan kecewa dan meminta pihak Citra Raya segera menyelesaikan pembangunan jalan tersebut. Jangan karena Graha Raflesia belum dapat dihuni kami harus berlama-lama menerima ketidaknyamanan tersebut.
Ditulis oleh Moh Arif Widarto untuk Pengembang Citra Raya


saya juga nyaris nyasar karena bunderan itu ga kliatan
lingkungannya juga kurang pohon tuh, kang… kurang nyaman kalo mo beduaan hehehe
heheh…sperti itulah keadaan jalan yang setiap hari saya lewati…
ehm…ternyata ada toh komunitas bloger di tangerang…salam kenal
Bos, kayanya ngga adil kalo nge-judge seperti itu…udah pernah nanya langsung belon ke citraraya? lah kita pan kagak tau citraraya di mana? mana bisa bantu….kalo liat poto2nya kayanya lagi masang saluran makro gitu deh… sabar dikit kali bos, sapa tau di sayang Tuhan…
Peace,
Orang Hina Dina
bunderan 5 di belah mana tuh
kaya nya sih itu mah sengaja di palangin tuh jalan