Inilah JPO WTC Matahari Serpong
July 30, 2009
Setelah tahun 2006 wacana pembangunan 4 JPO baru di Jalan Raya Serpong muncul, kini 1 dari 4 JPO tersebut sudah rampung dikerjakan. 3 JPO lain yang rencananya juga akan dibangun terletak di Bundaran Alam Sutera, depan PT. Pratama (Seberang Plaza Serpong, CMIIW) dan pertigaan Gading Serpong yang rencananya semuanya juga akan dibangun tahun ini.
JPO yang baru rampung ini terletak persis di depan pusat perbelanjaan WTC Matahari Serpong. JPO ini dikerjakan kontraktor swasta CV Heri Jaya dengan nilai Rp. 1,1 milyar. Entah ingin cepat selesai atau alasan lain, terlihat JPO ini dipaksakan untuk berpoerasi. Hal ini terlihat dari beberapa bagian JPO yang pengerjaannya kurang sempurna. Berikut adalah beberapa foto JPO yang sempat penulis ambil langsung.
Secara tampilan memang kalah mentereng dengan JPO D’Best Cikokol yang menghabiskan dana sekitar 6 Milyar, tapi yang penting memang kegunaannya.
Kehadiran JPO bagi sebagian orang merupakan tempat mengais rejeki. Tampak beberapa (maaf) pengemis menempati bagian atas JPO. Semoga tidak bernasib seperti JPO Kebon Nanas yang penuh pedagang di atasnya.
Bagian ini yang menurut saya belum sempurna. Tampak bagian kiri dan kanan permukaannya tidak sama. Hati-hati tersandung.
trik dan trik autobloging untuk blogspot
July 17, 2009
Destination hari ini
July 10, 2009
oke jadi hari ini destination gue adalah...nonton Ice Age Down of the Dinasours 3D by myself a.k.a sendirian. yeah...nonton emang hobi gue dan ga tau kenapa gue lebih suka nonton dibioskop sendiri dari pada sama temen gue. pas hari selasanya gue sempet sih nonton ber 4 sama temen dan 2 adenya temen gue nonton transformer walhasil gue kurang konsen soalnya temen gue beberapa kali temen gue ngajak ngobrol.
dan hari ini gue putusin hari ini nonton ice age karena tergiur sama 3D, huekekke norax?? so pasti gue aga-aga norax sama hal kek gitu. walau emang harga tiketnya pun lebih mahal dari yang biasa hehhe tapi gue puas dan lumayan menghibur gue. gue nonton di XXI sumarecon, karena cuma ada disitu yang 3D, dan perjalanan gue mulai dari jam 11. sengaja coz gue yakin pasti di serbu krucil-krucil yang lagi liburan sekolah. dan bener aja pas gue ngatri waduuh..krucil-krucil udah pada ngantri bareng sama ortunya, dan sekalinya beli tiket ga nanggung sampe 20 lembar.
tapi akhirnya dapet juga tiketnya di bangku 3F, hehehehhe. gue nonton pertunjukan pertama jam 13.00. dan saat masuk gue di pinjemin kacamata 3D nya. feels like a blind man (baca tukang pijet keliling) pas gue pake itu nyahahhaha. lebih tepatnya keknya bukan kacamata tapi kaca muka...!! coz kegedean pisan..!!
dan ni film sukses bikin gue ketawa, walau gue sempet ke ganggu sama sebelah gue yang statusnya orang pacaran menyebalkan, bukanya nonton malah ngobrol..!! Arghhhhh...bikin gue ga konsen aja..!! pokoknya ntar klo gue punya pacar n nonton bareng gue bakal plester mulut cowo gue biar ga ngajak ngobrol huekekkeke.selesai nonton dan mengembalikan kacamatanya yang asli gue suka..! akhirnya gue mampir ke gramed as usually I do tiap ke mall. trus jadi inged punya janji sebelum perpisahan dengan krucil-krucil ku tersayang bulan depan. gue janji bikin marchindise buatan gue sendiri, sesuai dengan pesanan krucil-krucil boy ku mereka minta dibuatin gantungan dari flanel bentuknya kostum tim MU dan akhirnya gue mesti bikin 15 biji buat mereka.. nyahahhahha mo lihat hasilnya?? ini dia
Haruskah Menegakkan Hak Pemilih dengan Menerabas Konstitusi?
July 9, 2009
oleh Ari Juliano Gema
Pada dasarnya, saya turut senang dengan dibukanya peluang bagi pemilih yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk tetap dapat menggunakan hak memilih pada Pemilihan Presiden tanggal 8 Juli lalu. Hanya dengan menunjukkan KTP dan Kartu Keluarga, pemilih non-DPT dapat memilih di TPS yang sesuai dengan alamat pada KTP-nya. Namun, terus terang saya kecewa dengan cara yang diambil untuk menegakkan hak pemilih tersebut.
MK Melanggar Konstitusi?
Pada 6 Juli lalu, Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian tuntutan dari Refly Harun dan Maheswara Prabandono yang menjadi pemohon pembatalan Pasal 28 dan Pasal 111 Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (UU Pilpres) berkaitan dengan syarat bahwa hanya pemilih terdaftar di DPT yang dapat menggunakan hak memilihnya. Oleh para pemohon hal itu dianggap menghambat hak memilih warga negara yang merupakan hak yang dijamin oleh konstitusi.
Dalam putusannya, MK menyatakan bahwa Pasal 28 dan Pasal 111 UU Pilpres adalah konstitusional sepanjang diartikan mencakup warga negara yang tidak terdaftar dalam DPT dengan syarat dan cara yang telah ditentukan oleh MK dalam putusan tersebut. Salah satu syarat tersebut antara lain bahwa Warga Negara Indonesia yang belum terdaftar dalam DPT dapat menggunakan hak pilihnya dengan menunjukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku atau Paspor yang masih berlaku bagi Warga Negara Indonesia yang berada di luar negeri.
Apabila membaca putusan MK tersebut secara seksama, maka kita akan melihat beberapa hal yang sepertinya tidak sesuai dengan ketentuan dalam UUD 1945, yaitu, pertama, MK mengatur syarat dan cara yang begitu rinci agar pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT dapat tetap menggunakan hak pilihnya. Padahal, menurut Pasal 24C UUD 1945, salah satu wewenang MK adalah sebatas menguji undang-undang (UU) terhadap UUD 1945. Menurut UU No. 24 Tahun 2003 tentang MK sendiri, MK berwenang untuk menyatakan bahwa suatu muatan materi ayat, pasal dan/atau bagian UU bertentangan atau tidak dengan UUD 1945, namun tidak ada kewenangan MK untuk membuat pengaturan lebih lanjut dari suatu UU.
Kedua, MK memandang bahwa penggunaan KTP atau Paspor yang masih berlaku untuk memilih tersebut tidak dapat diberlakukan melalui keputusan atau peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Padahal, menurut Pasal 22E ayat (5) UUD 1945, pemilu diselenggarakan oleh suatu komisi pemilihan umum yang bersifat nasional, tetap dan mandiri, yaitu KPU. Menurut UU No. 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu, KPU berwenang menetapkan keputusan dan Peraturan KPU yang merupakan pelaksanaan peraturan perundang-undangan, serta menyusun dan menetapkan pedoman yang bersifat teknis untuk tiap-tiap tahapan berdasarkan peraturan perundang-undangan.
Lagipula, MK tidak berwenang untuk menentukan apakah suatu peraturan dibawah UU dapat atau tidak dapat diberlakukan. Menurut Pasal 24A ayat (1) UUD 1945, Mahkamah Agung yang memiliki wewenang untuk menguji apakah suatu keputusan atau Peraturan KPU tidak dapat diberlakukan karena bertentangan dengan UU diatasnya, dan bukan MK.
Ketiga, MK menyatakan bahwa putusan tersebut bersifat self executing, sehingga langsung dapat diterapkan oleh KPU tanpa memerlukan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) guna melindungi, menjamin, dan memenuhi hak konstitusional warga negara untuk menggunakan hak pilihnya. Padahal, menurut Pasal 28I ayat (5) UUD 1945, untuk menegakkan dan melindungi hak asasi manusia (HAM) sesuai dengan prinsip negara hukum yang demokratis, maka pelaksanaan HAM, termasuk hak memilih, dijamin, diatur dan dituangkan dalam peraturan perundang-undangan.
Menurut UU No. 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundangan (UU No. 10/2004), jenis dan hierarki peraturan perundang-undangan secara berturut-turut adalah UUD 1945, UU/Perpu, Peraturan Pemerintah, Peraturan Presiden, dan Peraturan Daerah. Jenis peraturan lain seperti Peraturan KPU juga diakui sepanjang diperintahkan oleh peraturan yang lebih tinggi. Dengan demikian, menurut UU No. 10/2004, Putusan MK bukanlah suatu jenis peraturan perundang-undangan, sehingga tidak dapat langsung diterapkan oleh KPU tanpa adanya UU/ Perpu yang memerintahkannya.
Ahli Hukum Bungkam atau Dibungkam?
Yang mengherankan adalah tidak terdengar komentar dari para ahli hukum berkaitan dengan substansi dari putusan MK yang meragukan tersebut, di media cetak maupun elektronik, ketika putusan MK tersebut keluar. Entah karena para ahli hukum itu takut dianggap menghalangi hak pemilih atau karena memang media massa tidak memberikan ruang atau kesempatan kepada para ahli hukum untuk mengkritisi putusan MK tersebut. Sebagian besar media massa yang berpengaruh hanya menayangkan pernyataan dari ketua MK, Mahfud MD, yang menegaskan kembali bahwa putusan MK tersebut dapat langsung dilaksanakan tanpa perlu menunggu Perpu atau peraturan KPU.
Sebenarnya, setelah putusan MK tersebut keluar pada 6 Juli lalu, Indonesian Society for Civilized Election (ISCEL), sebuah lembaga pemantau pemilu, langsung mengeluarkan siaran pers untuk mendesak KPU agar membuat Peraturan KPU yang mengatur mengenai penggunaan KTP/Passpor bagi pemilih non-DPT tersebut. Siaran pers juga menegaskan posisi ISCEL yang tidak sependapat dengan sifat self executing dari putusan MKU tersebut. Bagi ISCEL, tanpa adanya Peraturan KPU yang mengatur syarat dan cara memilih dengan menggunakan KTP/Passpor sebagaimana dimaksud putusan MK tersebut, berarti tidak ada dasar hukum yang memperbolehkan pemilih non-DPT menggunakan hak pilihnya hanya dengan menunjukkan KTP/Passpornya saja.
Namun, tidak ada satupun media massa yang memuat siaran pers tersebut. Seolah-olah semua mengamini saja putusan MK yang substansinya meragukan tersebut. Seolah-olah semua pihak membiarkan saja terjadinya proses pembodohan publik secara sistematik dengan dengan dalih demi kepentingan publik. Apalagi kemudian KPU menerbitkan surat edaran berisi petunjuk teknis yang terang-terangan merujuk pada putusan MK tersebut, seolah-olah putusan MK adalah suatu peraturan perundang-undangan diatasnya. Dengan demikian, hal ini semakin memperkuat pendapat publik yang menganggap Pemilu 2009 sebagai pemilu paling amburadul dalam sejarah penyelenggaraan pemilu di Republik Indonesia.
Hari Penyontrengan Lagi
July 8, 2009
well, sebagai warga negara yang baik gue ikutan donk 5 tahun sekali gitu nyahahhahha. norak banged dah gue. pas undanganya dateng gue langsung nerawang baik-baik takut ada yang salah. ada hal yang lucu juga sih. jadi pemilu sebelumnya semua anggota keluarga gue 1 TPS di TPS 37, tapi kali ini nyokap gue di asingkan di TPS 39 sedangkan anggota keluarga gue yang lain termasuk gue tetep di TPS 37 nyahahhahahha...!
ya sudah karena nyokap gue harus ke TPS 39 sendirian, wal hasil bokap nyuruh gue ke TPS duluan maksudnya biar ntar gue nganterin nyokap ke TPS 39. tapi....sangad menyebalkan pas gue pulang malah dia mo berangkat sama kaka gue...hu uh gue udah buru"..!!
dan yang gue takutin terjadi ternyata tidak, mungkin kemaren karena gue grogi banyak orang. tapi kali ini TPS sepi banged gue ga perlu gantri masuk langsung ke bilik nyontreng dan pulang deh..!!
oke sekian dulu cerita tentang hari ini..semoga INDONESIA jauh lebih baik dari sebelumnya..Amiiiin...MERDEKA.....!!
xaLaH dunia
July 7, 2009
Kopdar KBBC Bulan Juli : Hangat Roti Pinggir Kali
July 4, 2009
Setelah bulan Juni KBBC tidak mengadakan kopdar rutin bulanan karena kesibukan dari masing-masing anggotanya, bulan Juli ini KBBC kembali mengadakan kopdar. Kopdar kali ini berbeda dengan kopdar-kopdar sebelumnya. Selain karena lokasinya yang bertempat di pusat kuliner Tangerang, tepatnya di Roti Bakar 88 Kisamaun juga karena waktunya yang malam hari. Lebih lengkapnya sbb:

Tanggal/Hari : Jumat, 10 Juli 2009
Waktu : 19:00 – selesai
Tempat : Roti Bakar 88
Jl. Kisamaun No. 118 Tangerang
Seperti biasa, ada obrolan hangat dan roti bakar nan sedap tentunya. Undangan kopdar ini berlaku untuk semuanya, bloger anggota KBBC maupun non-anggota. Peta lokasi bisa dilihat disini.
CP: 1. Payjo 08999102766
2. Eddy 0818987339
BOSAN + Males= ??????
July 2, 2009
My new experience dan menghargai setiap usaha
July 1, 2009
selagi ada waktu keknya enak banged pengen crita soal aktivitas baru gue.
ya...udah hampir 1 bulan lebih gue sekarang bekerja di sebuah warung nasi punya nyokapnya temen baik gue ayu. ngerti kan yang disebut warung nasi?? klo di tegal namanya WARTEG. karena yang punya orang sunda maka di ganti jadi WARNASUN alias warung nasi sunda (ini gue yang ngarang) huekekekke...!!
kenapa tiba" gue mau berkecimpung didunia perwarungan?? awalnya karena gue sebel saat gue ga ada kerjaan. bosen selalu ada di depan komputer.gue ngerasa sosialisasi gue berkurang dan klo begini terus sudah di pastikan gue bisa kena AUTIS GANAS. dari pada uang gue hambur-hamburin ke arah perobatan ga jelas kek gitu, mending gue perbanyak kegiatan gue. huekekekkekeke
trus tiba" gue inget suatu tempat yaitu warung nasinya temen gue itu yang sudah disetujui oleh gue sendiri mulai sekarang disebut dengan nama WARNASUN. yang protes gue jitak huekekekkeke...!! dan ya..awalnya nyokapnya temen gue aga-aga ga ikhlas gitu ngeliat gue cuci piring di pojokan. trus ngelapin meja plus nyapu-nyapu warungnya. tapi dengan alasan "AKU BOSEN TANTE DI RUMAH" dan muka memelas gue yang udah gue latih bak pengemis yang minta sedekah Rp 100.000,- (ada gitu yang mo ngasih pengemis langsung segitu??) akhirnya gue diizinin. dan gue sepakat sama nyokapnya temen gue klo gue hanya digaji sepiring nasi untuk makan siang aja...!! HOREEEEEEEEE.....!!
Banyak yang gue pelajarin. dari bagaimana menyapa konsumen melayani konsumen. dan lebih canggihnya mempertahankan konsumen karena hal ini yang paling susah di dunia usaha. gue pun banyak tanya soal sejarah usaha warung nasi ini.gimana jatuh bangunnya dan gimana bisa bertahan sampe sekarang. FYI warung ini udah dijalanin sekitar 8 tahun. MEN....8 TAHUN..!! waktu yang ga sebentar kan?? secara gue anak jurusan Manajemen jadi gue lumayan ngerti soal teori-teori kewirausahaan dan jelas semua peminatan Manajamen dari Manajamen Operasi, Marketing, keuangan dan MSDM. dan sekarang adalah aplikasi kecil dari bentuk implementasinya. gimana gue coba untuk buat pembukuanya walau statusnya cuma gue doank yang ngerti. waktu gue kasih tau nyokapnya temen gue dia ga ngerti huekekkeke. trus gimana mengorganisasikanya dengan 2 karyawan yang nyokapnya temen gue punya yang pertama si Eceu bisa disebut dia itu manajer operasi, soalnya si Eceu ini yang bantuin nyokapnya temen gue masak and belanja dari jam 2 pagi. bayangin...jam 2 pagi....!! trus ada si Abah yang ga lain punya jabatan sebagai Manajer marketing dan soal distribusi Operasi. nah kemana mana di anter deh sama si Abah si Eceu or nyokapnya temen gue..!!
trus gue sendiri posisinya sebagai apa?? Gue bisa disebut tim hore-hore nyahahhaha. ga punya jabatan penting disini tapi biasanya gue slalu nyari peluang menyibukan diri. dari cuci piring, ngelapin meja , nyapu-nyapu lantai warung, trus ngelayanin konsumen juga sampe bikinin minum atow nyanyi ga jelas di warung sebagai ganti life music yang biasanya ada di caffe caffe buahahhahha. ga usah di bayangin ya?? coz pasti ancur banged huekekekke..!
dan aktvitas gue yang satu ini udah jadi hobi gue sekarang. gimana rasanya kerja sama orang mulai dari sesuatu yang di pandang sebelah mata orang lain tapi sebenenrya secara ga langsung kita butuh orang-orang seperti itu di kehidupan kita. gue pernah dapet kata-kata remeh dari temen gue, waktu gue bilang gue kerja di warung nasi sebagai tukang cuci piring. tapi gue hanya menganggap dia iri sama gue karena gue bisa dan dia ga bisa kek gue. mementingkan image sebagai mahasiswa yang harus keren gaul dan sebagainya. hehehhehe sedangkan gue ga suka hal kek gitu, gue suka tantangan dan gue pengen mencoba banyak hal and menerobos semua kasta sosial. hihihihihi
untuk sementara ceritanya segitu dulu ya..!! coz banyak pengalaman yang gue dapetin disini termasuk hal-hal seru dan orang-orang yang gue temuin disini..!!
I will write as soon as possible....!! oke oke..! see you soon.. Gonna miss u..!! caw caw...:P










