Update

October 28, 2009

sekadar update, mengingat telah satu bulan lebih saya gak posting …

Sedekah nya pak....

Photo ini diambil saat jalan ngejar Jakarta Kota Tua Art Festival, saya tidak dapat momen itu, karena telat datang. Tapi ini lah yang saya dapat, sekadar mengingatkan betapa beruntung nya kita.

UU No 42 tahun 2009

October 28, 2009

Setelah disahkan DPR bulan September lalu, akhirnya UU PPN yang baru direlease juga. UU No 42 tahun 2009 tentang “Perubahan Ketiga Atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1983 Tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang Dan Jasa Dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah”

File ‘UU PPN 2009′ tersebut sudah bisa didownload  di sini (only 257 KB) atau di http://www.pajak.go.id/dmdocuments/UU-42-2009.pdf

Kalau susah download di web pajak.go.id, bisa juga download di sini (UU 42 Th.2009 Tentang PPN) , filenya sudah dikecilkan menjadi 5MB dari semula 20 MB.

Note : Thanks to mas Wisnu at KBR yang sudah kirim file dengan ukuran yang lebih menjaga hati :)


Posted in OOT, Pajak Tagged: UU No 42 tahun 2009, UU PPN 2009

Cabut Pasal 32 ayat (1) huruf (c) UU KPK!

October 27, 2009

oleh Ari Juliano Gema

Sidang pemeriksaan pendahuluan atas Permohonan Uji Materi Pasal 32 ayat (1) UU No. 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK) telah digelar pada Senin, 26 Oktober 2009 lalu. Pasal 32 ayat (1) huruf (c) UU KPK pada pokoknya mengatur bahwa pimpinan KPK diberhentikan tetap apabila menjadi terdakwa karena melakukan tindak pidana.

Chandra M. Hamzah dan Bibit S. Rianto mengajukan permohonan agar Mahkamah Konstitusi menyatakan Pasal 32 ayat (1) huruf (c) UU KPK tidak berlaku karena bertentangan dengan UUD 1945, khususnya mengenai hak konstitusional warga negara untuk mendapat perlakuan yang sama dihadapan hukum. Apa alasannya?

Apabila dibandingkan dengan lembaga atau komisi negara lainnya, kedudukan pimpinan KPK sebagai pejabat negara memang sangat lemah sekali. Pemeriksaan atas dugaan tindak pidana oleh pihak kepolisian terhadap pimpinan KPK tidak memerlukan ijin dari Presiden. Bandingkan dengan perlakuan yang diterima pejabat negara lain, seperti anggota DPR, DPD atau Kepala Daerah.

Selain itu, dalam beberapa undang-undang yang mencantumkan ketentuan mengenai pemberhentian tetap seorang pimpinan lembaga atau komisi negara selain KPK, ditegaskan bahwa mereka diberhentikan tetap apabila dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap. Hal ini bisa dilihat dalam UU No. 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan, UU No. 22 Tahun 2004 tentang Komisi Yudisial, UU No. 19 Tahun 2006 tentang Dewan Pertimbangan Presiden, atau UU No. 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi.

Bandingkan dengan pimpinan KPK yang dapat diberhentikan tetap hanya karena dikenakan status terdakwa. Padahal orang yang berstatus terdakwa belumlah dapat dianggap bersalah sebelum ada putusan pengadilan yang menyatakan kesalahannya dan telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Hal ini secara tegas dinyatakan dalam Pasal 8 Undang-Undang No. 4 Tahun 2004 tentang Kekuasaan Kehakiman. Bagaimana mungkin pimpinan KPK yang belum tentu bersalah harus menerima resiko kehilangan jabatannya hanya karena dikenakan status terdakwa?

Hal ini secara jelas memperlihatkan diskriminasi terhadap pimpinan KPK. Diskriminasi ini pada akhirnya melemahkan posisi pimpinan KPK. Hanya dengan menggunakan Pasal 421 KUHP mengenai penyalahgunaan wewenang yang sangat lentur penerapannya (pasal karet), aparat penegak hukum begitu mudahnya mengkriminalisasi kewenangan KPK, dengan tujuan untuk memberhentikannya.

Oleh karena itu, pencabutan Pasal 32 ayat (1) huruf (c) UU KPK mutlak harus dilakukan. Selain melemahkan posisi pimpinan KPK, keberadaan pasal itu pada gilirannya memudahkan intervensi eksekutif apabila terganggu dengan aktivitas KPK. Pimpinan KPK dapat dengan mudah dikriminalisasi untuk kemudian diberhentikan secara tetap meski belum diputus bersalah oleh pengadilan. Pada gilirannya agenda pemberantasan korupsi akan terus berpeluang digembosi.

Menyoal Sifat Darurat Perpu No. 4 Tahun 2009

October 23, 2009

oleh Ari Juliano Gema

Pada saat Presiden SBY menetapkan Perpu No. 4 Tahun 2009 tanggal 21 September 2009 untuk mengisi kekosongan jabatan Pimpinan KPK yang tinggal 2 orang, alasan konstitusionalnya adalah "kegentingan memaksa". Secara umum, siapapun akan dapat memahami bahwa ketika ada ”kegentingan memaksa”, maka seharusnya tercermin dari tindakan yang cepat untuk mengatasi "kegentingan memaksa" tersebut.

Namun, sepertinya penetapan Perpu tersebut sudah kehilangan alasan konstitusionalnya karena alasan sebagai berikut, pertama, menurut Perpu, apabila keanggotaan Pimpinan KPK kurang dari 3 (tiga) orang, maka Presiden mengangkat anggota sementara Pimpinan KPK sejumlah jabatan kosong. Dalam keadaan darurat ini, seharusnya Presiden sesegera mungkin mengangkat 3 orang Plt Pimpinan KPK, tanpa harus membentuk "Tim 5". Dalam Perpu tidak ada ketentuan yang mengharuskan Presiden membentuk "Tim 5" yang bertugas merekomendasikan 3 nama Plt Pimpinan KPK. Waktu yang dibutuhkan "Tim 5" bekerja tentu mengurangi sifat "kegentingan memaksa" tersebut.

Apabila Presiden memang menginginkan proses yang prudent dalam mengangkat Plt Pimpinan KPK, seharusnya proses seleksi dalam UU KPK bisa diterapkan, dimana ada tahap nama-nama calon diumumkan kepada publik untuk menerima masukan sebelum ditetapkan. Pembentukan "Tim 5" menunjukan proses setengah hati Presiden dalam memilih Plt Pimpinan KPK dalam keadaan yang (katanya) genting.

Kedua, seusai "Tim 5" mendapatkan 3 nama calon Plt Pimpinan KPK pada tanggal 1 Oktober 2009, Presiden SBY tidak langsung menetapkan mereka sebagai Plt Pimpinan KPK. Baru pada tanggal 6 Oktober 2009, 3 nama tersebut dilantik oleh Presiden.

Alasannya adalah karena Presiden sedang fokus pemantauan gempa Sumatera. Padahal, Wapres Jusuf Kalla telah turun ke lapangan untuk mengkoordinasikan penanganan bencana gempa Sumatera. Untuk memantaunya, sebenarnya Presiden tinggal menghubungi Wapres, sehingga tidak ada alasan untuk menunda penetapan Plt Pimpinan KPK yang (katanya) genting.

Ketiga, sejak DPR Periode 2009-2014 dilantik pada tanggal 1 Oktober 2009, seharusnya Presiden dapat segera mengajukan Perpu tersebut kepada DPR untuk ditentukan nasibnya. Dengan aturan internal DPR lalu, DPR yang baru dapat segera bersidang untuk menyetujui atau menolak keberlakukan Perpu tersebut.

Apabila memang sifatnya genting atau darurat, maka tidak ada alasan bagi Presiden untuk menunda-nunda pembahasan Perpu dengan DPR yang baru untuk memastikan keberlakuan Perpu tersebut. Semakin lama pembahasan Perpu tersebut ditunda, semakin terang bahwa sifat darurat atau kegentingan memaksa tersebut hanya isapan jempol semata.

36613

October 23, 2009

saya mendukung bapak. .amin

Kiriman Terkait

  • Tidak Ada Kiriman Terkait

saturday woohoo

October 22, 2009

hari sabtu kemaren selesai kuliah manajemen penjualan gue ada janji sama denis yang mau ngenalin gue ke ayu sang pacar yang belum dapet restu dari gue hehehehe. awalnya kita mau karokean tapi bingung dimana dan karena gue bilang ke denis klo gue cuma bawa 200ribu doank walhasil batal karokean dan belok ke Taman Anggrek makan di hotdog vegas.
jam 4.15 gue keluar parkiran kampus bersama motor kesayangan gue si tante. denis udah nunggu di depan gerbang kampus gue bersama si pacar yang di bonceng di belakang lengkap dengan helm item yang kegedean (sebenernya sih ukuran helmnya standar cuma karena badannya ayu yang emang kecil mungil jadi helmnya keliatan kegedean). dan percakapan basi mulai dimulai . . .
Gue : *buka kaca helm* Nis...mo kemana kita?
Denis : TAU...terserah lo aja mit
Gue : Jah?? Yu...enaknya kemana nih??
Ayu : *ngankat bahu geleng-geleng*
Gue : haduuh...ya udah ke TA aja ya kita makan di hotdog vegas
Denis : ya udah
perjalanan dari kampus menuju Taman Anggrek pun dimulai. gue yang ga tau jalan klo pake motor ke TA cuma berani ngebututin denis yang ngendarain motornya lama banged. gue rasa karena bawa ayu jadi pelan-pelan huekekeke padahal klo denis bonceng gue di bawa ngebut mulu -___-!! dan di pertengahan jalan gue terpaksa nyalip denis lantaran gue ga tahan ngeliat denis ngendarain motor kek siput lagi ngebut alias lelet sekale... dan dengan sotoy-nya gue ga peduli ngikutin jalanan aja sambil berusaha ngeliat rambu arah grogol (itu doank yang gue inget, klo ke grogol pasti lewat TA). dan akhirnya TA pun mulai keiatan. sibuk nyari rambu arah parkir motor (FYI gue terakhir ke TA bawa motor itu sekitar 3 tahun yang lalu, biasarnya bawa mobil atau ngeteng naek bus or taxi). ga keliatan sama sekali rambunya dan akhirnya gue bablas menuju arah grogol dimana kampus Untar udah mulai keliatan. gue langsung berenti dan ngehubungin denis yang ternyata udah di parkiran motor. sutrisno (baca: setres sekali) gue nyari arah putar balik dan nanya ke sekitar 6 satpam sungguh dodol sekali gue di jelasin arahnya ga ngerti-ngerti dan handphone gue selipin di helm sambil minta arah yang benar ke denis dan ternyata selama 3 tahun sudah parkir motor TA udah pindah ke seberang gedung mallnya..!! ahuy sekali ga bilang-bilang -_____-!! sombong sekali pihak TA ga mau kabar-kabari gue klo parkir motor dpindahin (siapa juga gue ya??).
muka gue udah kucel sekali campuran setres debu dan asap knalpot. masuk TA gue langsung ngelobi toilet ke denis and ayu. dan akhirnya toilet di lantai 3 sekalian ke mushola soalnya denis blum sholat ashar. sambil nunggu denis yang lagi sholat ashar gue ngobrol di tangga bareng ayu, biasa obrolan perempuan ngegosipin denis wkwkwkwkwkwk. dan setelah denis dateng dari sholatnya gue dan si pasangan yang membuat gue iri lantara gandengan mulu dan membuat hasrat gue ingin menggandeng tangan pak satpam yang jomblo dan ganteng, langsung pergi ke hot dog vegas. dan sekitar 10 menit gue bingung milih mo makan apa begitu juga dengan si pasangan yang lagi minta restu ke gue ini huehehehehhe. dan akhirnya pilihan gue jatuh ke eng ing eng..
terimayo ukuran medium yang rasanya enak sekali rasanya japanese-japanese gimana gitu (soalnya ada nori)
dan
macha milkshake yang ahuynya ga ketulungan
and this is my food
sedangkan denis mesen ini dia :
lupa nama hot dognya yang pasti ukurannya large
sama jus Guava (baca : Jambu Klutuk)
dan ayu yang sangad indonesia sekali mesen ini :
Sphagethi meat ball sama lemon tea
gue sempet nyobain meat ballnya ayu lantaran ayu ga makan meat ballnya katanya aneh dalemnya isi kentang. dan akhirnya gue sama denis yang ngabisin. dan bener aja meat ballnya isi kenang tumbuk dan lebih tepatnya bukan meat ball alias baso tapi kroket kentang. haduh haduh....-____-!! tapi untuk hot dognya asli enak banged dan sausagenya itu enak banged. jadi rekomendasi gue klo ke hot dog vegas jangan mesen yang selain hot dognya. wokeh??
selesai makan gue langsung cabut pulang lantaran takut kemaleman soalnya besoknya gue harus kuliah lagi. maklum anak kelas karyawan kuliahnya sabtu sama minggu doank. dan gue pun melaju sendiri setelah nanya denis enaknya ke tangerang lewat mana. lantaran gue pusing sama penjelasan denis dan gue juga memprediksikan jalan yang di kasih tau denis pasti macet karena itu malam minggu, jadi gue milih lewat jalan yang biasanya gue tempuh sendiri tiap pulang dari kampus.

Sumpah aku sayang kamu

October 16, 2009

Sumpah..

Sumpah aku nggak butuh Riyanni Djangkaru untuk sekedar membebaskan jiwa petualanganku dulu.

Dari kamu aku bertualang tentang emosi dan perasaan.

Sumpah aku nggak butuh seorang Sherina yang pinter itu.

Karena berkat kamu soal ekplorasi perasaan kini aku semakin banyak tahu.

Bahkan aku ga butuh Aura Kasih deng kesemlohayannya itu.

Sumpah aku g butuh, karena kamu cukup buat aku. Cukup kamu.

Toh seandainya pun ada sosok perempuan sepintar Sherina, seseksi Aura Kasih dan mempesona Riyanni Djangkaru dijadikan satu, pasti nggak bakal mau sama aku.

 Cukup kamu sayang, cukup kamu.

Prosesnya sakit dan berliku, 2 tahun bukan sekedar waktu yang begitu saja berlalu. Bukan begitu?

Masih ingat analogiku tentang pelangi dan kamu? Iya, tentang perasaan dan Mejikuhibiniu itu.

Tentang aku yang mengharu biru larut di warnamu itu.

Tentang kesalahan yang seringnya membuat warnamu kelabu.

Terlepas dari semua tulisan ini yang semuanya berakhiran ‘U’, terlepas dari semua kesalahan di masa lalu..

Mari sayang kita kembali satu.

3 kata yang biasanya di depan orang banyak aku malu kalo bilang ke kamu, dengan mantap aku bilang. Aku sayang kamu.


Posted in curhat

What the…..???

October 15, 2009

ngadu on cam with Millo bout the longest suck trips ever...



 


happiness

October 13, 2009

happy ... happiness ... lots of books i read about .... losts of trying to do so... follow this .. follow that ... do this .. do that ... hmmm .. i do follow thiss i do follow that i do this i do that maybe there is one thing i miss
cos.... im still stuck in my world ..... or .. should i start it over again.... do this do that

Saat Menunggu. . .

October 12, 2009

Kemarin adalah Hari sangad melelahkan buat gue. dari jam 11 gue udah keluar dari rumah mengendarai si Tante yang bertampang cemong, lantaran hari sabtu jalanan becek (ga ada ojek) dan belum sempet dimandiin. menuju kampus dengan kecepatan biasa-biasa aja (antara 40-60 km/jam), walau jadwal kuliah sebenenrya baru mulai jam 1.30 (itu pun blum di tambah ngaretnya dosen). sampe kampus jam 11.45 gue langsung menuju ATM ngambil uang dan mondar-mandir muter-muter kampus menjalani ritual seperti biasanya klo di kampus(maksudnya ke toilet benerin dandanan, ke perpus langsung ol, ke mushola sholat, ke indomaret beli minum dan sebagainya sebelum kekelas).

tepat jam 1.30 gue naek tangga menuju kelas gue di gedung B lantai 3. dan seperti yang udah gue bayangkan gue pasti nunggu dosen dateng sekitar 40 menit. dan saat si dosen ngajar dikelas seperti biasa gue selalu dibikin penasaran, hal yang menyebalkan tapi gue suka klo dibikin penasaran sama soal wkwkwkwk. kelas pertama kelar jam 3.30 sore dan sumarry yang bisa diambil dari kelas ini adalah "FOKUS, karena S itu Sales alias penjualan bukan titik impas" dan gue lanjutkan ke mushola dan foto kopi modul manajemen operasi gue yang hilang. dan kelas jam ke dua mulai jam 4.15 seperti biasa juga kelas manajemen operasi dibikin penasaran dan dibikin konsentrasi ga kepikiran yang lain dan sumarry yang bisa diambil dikelas ini adalah "FOKUS, Milyar itu angka 0 banyak banget pake kalkulator scientific bikin ribet ngitungnya jadi next bawa kalkulator beras juga" oke kuliah selesai pala gue udah panas sama hitungan dan perut gue mulai keroncongan. sebelumnya gue nelefon temen gue denis untuk makan malem bareng di Obonk deket kampus gue. dan dia pun nyusul. sampe di obonk gue mesen chiken cheese BBQ sama lemon tea. asli lumayan lama nunggu gue udah keroncongan duluan coz kuliah itu bikin ga inget makan dari pagi. apa lagi klo udah di bikin penasaran sama soal, jangankan soal makan orang sebelah gue aja gue cuekin, kejamnya dunia banged kan gw wkwkwkwk.

temen gue dateng saat chiken cheese gue udah gue makan 1/4 bagianya. dan temen gue yang giliran menunggu. sambil cerita-cerita soal banyak hal bercanda dan sebagainya. ga lama seperti sesi menunggu gue makanan temen gue dateng. gue yang udah ngabisin sepiring penuh chiken cheese with oseng-oseng wortel dan kentang goreng, gantian nunggu temen gue yang makan sambil terus berceloteh banyak hal.

Dan tepat jam 7 malam gue keluar dari obonk dan mau melanjutkan perjalanan ke rumah di tangerang. tapi baru sampe joglo hp gue berdering dan saat gue angkat gue dikabarin kabar buruk yang bikin gue panik di tempat. gue dikabarin grandma gue masuk ICU. tanpa banyak ngomong gue langsung balik arah menuju Pulomas. dengan kecepatan tinggi sekitar 80-120km/jam dan gue hanya butuh waktu tempuh ga sampe 45 menit, alhamdulillahnya jalanan lumayan lenggang. gue langsung masuk rumah sakit rawamangun. dan tante gue berpesan sama gue untuk menunggu. dan ternyata menunggu saat itu membuat gue ga cuma panik tapi juga sedih. dan sambil menunggu disebelah grandma yang ga sadar gue memulai uring-uringan gue. dari berdiri, jalan-jalan di dalem ruangan, duduk di lantai, jongkok di pojokan, ngutak-ngatik hp, sms temen gue satu-satu, nelefonin rangers dan beberapa temen gue, buka laptop ol fb, maen psp, dengerin lagu sambil nyanyi-nyanyi pelan dan sebagainya.


yang gue rasa cuma gundah gulana tak terkira. sampai ada sebuah sms dari seorang teman yang udah lama ga ketemu membalas rangkaian sms gue yang gue kirimin ke semua contact di hp gue mohon bantuan doa untuk kesembuhan grand ma. isi sms dari temen gue adalah "Allah akan mengabulkan doa hambanya yang bertawakal dan selalu berikhtiar mba, insyaAllah neneknya mba diberikan kesembuhan" singkat padat dan nuncep. karena dari tadi gue smsin temen-temen gue nelefonin minta bantu doa buat kesembuhan grandma, gue sendiri belom berdoa buat grandma gue. dodol sekali bukan?? dan tanpa babibu gue langsung ke kamar mandi ngambil wudhu dan mulai sholat malam, memohon doa untuk kesembuhan grand ma yang sampai pagi ini blum sadar juga. dan akhirnya menunggu semalaman membuat gue ga tidur sama sekali dan izin ga kekantor dulu hari ini, sambil menunggu tante or nyokap gue dateng gantian jaga. dan sekarang dalam kondisi mata 2 watt gue ada di kafe rumahsakit menyeruput teh hangat dan roti, masih harus menunggu lagi untuk bisa pulang ke rumah dan bertemu dengan kasur.

Next Page »