Program bajakan dan original

January 13, 2010

Dua hari yang lalu saya pergi ke sebuah toko komputer di daerah Kisamaun Pasar Lama Tangerang, disana ada seorang bapak (belum terlalu tua juga sih) meributkan sesuatu dengan sipenjual toko komputer itu, tidak lama kemudian sang penjual masuk kedalam dan si bapak tadi lalu bicara kepada saya, “masa install program gak ada cracknya, bagaimana pakenya?”

Saya lanjut bilang, “kirain disini cuma jual program original”.  Dia jawab “bajakan di crack-kan jadi original”.

Dari penuturan si bapak tadi kita bisa bayangkan ternyata begitu rata-rata kaum awam menganggap perbedaan antara bajakan dan original.

Sebuah program atau software atau piranti lunak yang bersifat trial maupun demo masih merupakan barang sah jika kita belum melakukan tindakan apa-apa terhadapnya (hanya menginstalnya saja), tapi berubah statusnya menjadi bajakan atau ilegal atau piracy ketika sebuah crack dimasukkan kedalam program tersebut.

Alih-alih menjadi original, program tersebut malah justru menjadi sebuah program bajakan yang kaum awam anggap hal tersebut bisa merubah program menjadi original.

Ada beberapa tips membeli software/program original :

- belilah ditoko komputer yang memang menjual software2 asli, kalau bisa cari yang memang benar2 reseller.

- pastikan segel masih utuh saat menerima barang.

- simpanlah bukti pembelian software karena jika perlu bisa dijadikan barang bukti apabila ada razia (kantor/warnet)

- jangan beli dari seseorang di internet yg belum dipercaya, karena bisa jadi serial number yg ada sudah dipakai dan ketika anda mengaktivasinya ternyata serial number tersebut telah expired.

- cari2 info dulu dibeberapa toko atau bisa juga lihat2 di internet (toko online) mengenai spesifikasi, harga dan bundel paket yang terserta didalam penjualan program yang anda beli agar dikemudian hari anda tidak menyesalinya.

(C) 2010,  evancode.com

One Response to “Program bajakan dan original”

  1. Moh Arif Widarto on January 15th, 2010 12:15 am

    Hahaha… bajakan dicrack jadi original. Bapak itu asyik juga pandangannya.

    Asyik yang nggak bener.

    [Balas]

Got something to say?