Jangan Putar Balik di Tempat Bertanda Larangan Putar Balik

May 25, 2010

Jalan Raya Serpong menyimpan seribu cerita yang dapat dituliskan oleh seorang blogger. Setiap hari, jam, menit atau bahkan detik ada saja cerita yang dapat dituliskan mengenai Jalan Raya Serpong.

Kali ini saya ingin mengajak para pengguna jalan raya untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Contoh yang saya angkat pada kiriman ini adalah pesan untuk melakukan putar balik di tempat yang disediakan, jangan memutar balik di lokasi yang ada rambu larangan putar balik.

Lokasi yang memiliki rambu larangan putar balik ini tidak jauh dari Jembatan Penyeberangan WTC Matahari Serpong. Lokasinya memang di antara WTC Matahari Serpong dan Giant Melati Mas. Untuk lajur jalan arah ke BSD, ada rambu larangan putar balik. Sayangnya, banyak pengemudi sepeda motor, mobil pribadi sampai truk yang gemar melanggar rambu-rambu tersebut. Di bawah ini adalah contohnya:

Pada 24 Mei 2010, sebuah truk berwarna merah melakukan putaran balik di lokasi tersebut. Sebelumnya, ada mobil pribadi yang juga melakukan putar balik tetapi masih jauh dari jangkauan kamera saya.

Pada hari ini, Selasa 27 Mei 2010, sebuah mobil juga melakukan putar balik di lokasi tersebut. Hmm….

Saya mengambil gambar dalam posisi mobil berhenti karena harus memberi kesempatan kepada pelanggar rambu lalu lintas tersebut.

Untuk Warga Tangerang semuanya, baik Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang maupun Tangerang Selatan, marilah kita sadar hukum. Rambu lalu lintas adalah bagian dari peraturan yang harus kita patuhi. Marilah kita bangkit menjadi warga negara yang taat hukum, jangan memutar balik persis di lokasi yang ada rambu larangan memutar balik.

One Response to “Jangan Putar Balik di Tempat Bertanda Larangan Putar Balik”

  1. Payjo on May 30th, 2010 9:35 am

    Saya sering lewat disitu Kang. Tapi nggak lagi deh, karena emang salah :P

    [Balas]

Got something to say?