Banjir di Tangerang Selatan
Senin, 25 Oktober 2010 sore hujan turun dengan derasnya. Angin bertiup kencang, disusul petir sesekali menggelegar.
Dua jam – atau mungkin kurang – berlalu, genangan air yang bernama banjir pun terjadi. Ya, banjir. “Pesta tahunan” bagi warga Jabodetabek. Kenapa “pesta tahunan?” Karena ia pasti datang setiap tahun, apalagi di tengah cuaca ekstrem seperti ini. Tidak sampai di situ, banjir yang mampir setiap tahun pun menjadi kebiasaan warga kita. Rasanya kurang sreg, hambar, bukan Jabodetabek, kalau tahun demi tahun terlewati tanpa aliran banjir. Selamat hari banjir. Hehe …
Related posts:










Harus kita bergerak mencari solusi ya pak….
Kita semua mengalami waktu malam Selasa yang lalu. Tol Bintaro ditutup. Mampang banjir setinggi pinggang. Grogol Cawang via tol ditempuh belasan jam.
Eh… Bapak itu mungkin membatin, “Ini kolam leleku. Habis sudah lelenya…”
bukan lele Oom,.tetangga saya itu emang punya kolam, tapi isinya mujaer : D