Pesan dari Pidato Gubernur Banten Disambut Baik oleh Masyarakat
KBBC Serang-Pidato Gubernur Hj. Ratu Atut Chosiyah yang dibacakan oleh Kepala Dishubkominfo Ir. M. Husni Hasan, CES dalam acara puncak Gathering Party Blogger 2011 Se- Provinsi Banten disambut baik oleh peserta gathering . Jum’at (6/5)
Dalam pembukaan pidatonya Husni Hasan menyampaikan permohonan maaf atas ketidak hadiran Gubernur Banten dalam acara Gathering Party Blogger Se-Provinsi Banten, “karena ada acara lain yang lebih penting, maka saya akan membacakan pesan yang ingin di sampaikan Gubernur Banten Hj. Ratu Atut Chosiyah” ucapnya.
Gubernur Banten menghimbau masyarakat agar segera menggunakan Free Open Source dan memberantas Software bajakan. “Sangat tidak sesuai dengan karakteristik masyarakat Baten yang agamis yakni anti hal-hal yang bersifat Ilegal” papar Kepala Dishubkominfo Husni Hasan saat membacakan pidato Gubernur yang berlokasi di Pantai Cibeureum, Cinangka, Kabupaten Serang 29 April lalu.
Hal ini disambut masyarakat Banten yang dalam kesempatan ini tidak menghadiri secara langsung acara Gathering Party Blogger 2011 tersebut, Tina (20) warga Pamulang, Kota Tangerang Selatan mengatakan suatu langkah yang luar biasa jika hal tersebut benar-benar di jalankan seirama “luar biasa sekali jika masyarakat Banten ingin di kenalkan lebih jauh mengenai perkembangan teknologi informasi ini, asalkan hal ini pun disesuaikan dengan langkah langkah lain yang pas dan mudah di terima masyarakat” ujarnya saat di temui di kampus Universitas Satya negara Indonesia Jakarta (USNI) kemarin.
Sementara itu Cipta Riswana (21) yang juga mahasiswa USNI jurusan teknik Komputer mengatkan sangat mendukung program Gubernur Banten ini, “Saya rasa penggunaan linux bisa menguntungkan masyarakat yang ingin membuka usaha percetakan atau lainnya, kenapa tidak kan Linux lebih murah, dari pada harus membeli software asli Windows” ucapnya.
Cipta menambahkan masyarakatpun jangan khawatir karena Aplikasi Windows bisa digunakan di Linux, “salah satunya itu dengan menggunakan wine” tambahnya.
Hal serupa di sampaikan Arie sandy Atmaja (21) warga Kota Tangerang, menurutnya menggunakan open source butuh pemahaman, dan perlu adanya sosialisasi kepada masyarakat yang ekstra jika program Gubernur Banten ini mau berjalan baik di masyarakat.
“saya pengguna Linux, baru tahu kalau Banten meluncurkan open source, Linux lumayan susah, jika terbiasa menggunakan Windows sepertinya butuh penyesuain juga, yang penting sosialisasinya perlu digalakan,” tuturnya.
Ari menambahkan hingga saat ini belum mengetahui kabar tersebut di kotanya, “entah saya tidak peka dengan lingkungan, atau memang belum ada gembar gembor tentang ini ,” ucapnya menutup perbincangan dengan kbbc pagi ini. [ded]
Related posts:





ulasannya mantep nih. Apalagi wawancaranya.
Terimakasih Pak..!!
Sip lanjutkan tulisannya donk
Siap Om Agus