Suhu Politik di Banten Mulai Meningkat
Tinggal dalam hitungan hari Provinsi Banten akan menggelar hajat akbarnya, yaitu Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2011. Pemilihan yang akan digelar secara serentak di 8 Kabupaten dan Kota pada tanggal 22 Oktober 2011 itu nampaknya akan mendapatkan perhatian cukup serius dari banyak pihak mengingat cukup sensitifnya persoalan politik di bumi jawara ini.
Pilkada yang akan diselenggerakan dengan konsep nyoblos secara langsung ini merupakan pemilihan umum kepala daerah secara langsung yang kedua kalinya di 11 tahun usia Provinsi Banten. Pada Pilkada Provinsi Banten kali ini terdapat 3 pasangan calon yang akan memperebutkan kursi Banten 1, yaitu :
- Pasangan Ratu Atut Chosiyah – Rano Karno
- Pasangan Wahidin Halim – Irna Narulita
- Paangan Jazuli Juwaini – Makmun Muzakki
Mendekati masa kampanye yang akan dimulai 5 – 19 Oktober 2011, tim sukses dan para calon pun mulai aktif melakukan ekspansi politiknya ke berbagai daerah. Sedangkan untuk kampanye terbuka sendiri, pada Pilkada Banten 2011 ini menggunakan sistem blok. Dengan sistem blok, para kandidat bisa melakukan kampanye terbuka sehari penuh di seluruh daerah di Banten sesuai hasil undian jadwal kampanye tanpa berbenturan dengan kandidat lain. Berikut jadwal kampanye terbuka untuk masing-masing calon :
1. Pasangan Ratu Atut Chosiyah dan Rano Karno
- 9 Oktober 2011
- 12 Oktober 2011
- 15 Oktober 2011
- 18 Oktober 2011
2. Pasangan Wahidin Halim – Irna Narulita
- 8 Oktober 2011
- 11 Oktober 2011
- 14 Oktober 2011
- 17 Oktober 2011
3. Pasangan Jazuli Juwaini – Makmun Muzakki
- 7 Oktober 2011
- 10 Oktober 2011
- 13 Oktobr 2011
- 16 Oktober 2011
Banten yang sering diidentikan dengan tradisi jawaranya, acapkali menambahkan kesan kalau Pemilukada di Banten sendiri terkesan sangat panas. Hal ini bukan tanpa alasan memang, ketika banyak wadh-wadah perkumpulan para jawara yang kemudian perannya dimanfaatkan oleh pasangan para calon menjadi banser politik yang bergerak di akar rumput.
Meskipun suhu politiknya semakin meningkat, diharapkan tidak mencederai politik sehat yang harus dibangun di Provinsi Banten serta Proses Pilkada dapat berjalan dengan lancar dan melahirkan seorang pemimpin yang betul-betul amanah dan profesional, yang dipilih oleh hati nurani masyarakat yang ikhlas.
Related posts:





Wahh.. musim kampanye, musim dangdutan gratis, musim baju gratis..
Tigaraksa bakal sibuk digoyang jempol digoyang…
Saya baru ngeh, saya belum dapat kartu pemilih. Perlu pake kartu pemilih nggak sih untuk ikut mencoblos?
Bisa Om… itu kesalahan petugas PPDP biasanya. Bawa KTP aja Om ke TPS-nya…
Thanks info nya….jadi persiapan nich ……
Semoga semua kandidat memang berniat tuk membangun Banten. Mengabdi selama masa jabatan. Jangan cuma menjadikan jabatan Gubernur menjadi target antara. Maklum biasanya gubernur bisa menjadi batu loncatan tuk menjadi menteri di 2014.