Menulis Blog ‘Ke-Indonesia-an’
Menulis blog memang kegiatan yang menyenangkan dan positif. Salah satu keunggulnnya Anda bisa bebas menulis apa saja, menulis soal pribadi sampai keburukan sebuah layanan Negara. Tapi ada hal-hal agak penting yang setidaknya diperhatikan dalam menulis blog. Ya itu menulis blog dengan gaya ke-Indonesia-an.
Blog ke-Indonesia-an adalah hanya petikn bahasa saya, yaitu menulis blog dengan memperhatikan tatanan bahasa Indonesia. Caranya tidak sulit, hanya kembali sesaat ke kelas Bahasa Indonesia saat di bangku sekolah.
Misalnya saja dengan memperhatikan:
- Selalu menulis dengan huruf besar di kalimat pertama setelah titik
- Perhatikan titik koma dan tanda baca lain. Misal bahasa kutipan pakai tanda (“), kalau bahasa bermakna tidak sebenarnya menggunakan tanda (‘).
- Perhatikan penggunaan imbuhan dalam kata, misal penggunaan kata “di”. Misal “di mana”, “di antara”, “di Senin”, “di minggu ini”, “disangka”, “disinyalir” dan sebgainya. kata imbuhan “di” harus dipisah dengan kata keterangan waktu dan tempat. Jika dengan kata sifat
- Selain itu yang tidak kalah perhatikan penulisan judul. Judul lebih baik ditulis dengan huruf di awalan kata besar. Kecuali kata penghubung, semisal antara, dengan, dan, atau dan lain-lain.
- Ada lagi yang harus dipertahikan dalam kontruksi penulisan, yang harus diingat adalah ‘menulis blog itu bukan untuk diri sendiri, tapi juga untuk miliaran orang di dunia’. Jadi hindari penulisan dengan kalimat membingungkan, berpanjang-panjang, bertele-tele. Menulislah dengan gaya sendiri tapi dengan sisi ke-Indonesia-an.
Related posts:





menurut saya tulisan di blog itu bebas berkreasi, ga usah terlalu formal kayak mau ngelamar pekerjaan aja hahaha
Saya tidak setuju. Isi boleh bebas akan tetapi, kaidah kebahasaan harus tetap diperhatikan. Mengikuti kaidah bahasa tidak selalu berarti formal. Contohnya tanggapan saya ini.
Salah satu cara mencintai Bahasa Indonesia adalah menggunakan dan menuliskannya sesuai kaidah…
menulis dengan bahasa indonesia yang baku banyak keuntungan salah satunya blog kita bisa dibaca oleh mesin penerjemah dari berbagai search engine di dunia
Kalau saya masih bebas kaidah dalam menulis. yang penting nulis dan nulis. tapi tulisan anda memberikan motivasi untuk menulis dengan kaidah bahasa yang baik. Thanks
Mau tanya, yang benar keindonesiaan, bukan ke-Indonesia-an?
Sepertinya kata ke-Indonesia-an itu agar lebih menonjolkan kata Indonesia.
Tapi sebagaimana kita tau bahasa2 umum seperti mouse, download, upload dikuping kita lebih enak dan lebih mendunia daripada tetikus, unduh, dll.
Jadi gak semua bahasa baku di gunakan saya setuju dengan Zizou penggunaan kata baku tidak terlalu di utamakan yang jelas penggunaan kata dalam bahasa Indonesia yang umum.
Jangan pakai kata seperti kata gw atau gue, gak atau enggak, lebay, alay.
Jangan takut menggunakan kata2, di media2 formal aja kata baku sering di abaikan contohnya mengucapkan angka nol selalu disebut kosong.
Setuju…Om. Belajar BHS Indonesia lagi deh!