Kopdar Bloger Tangerang Juli 2010 – Mardi Grass, Citra Raya Tangerang
July 26, 2010

Kemarin pada tanggal 25 juli 2010, komunitas bloger benteng cisadane disingkat KBBC melaksanakan kopdar yang berlokasi di Mardi Grass, Citra Raya Tangerang. Meski sebelumnya sudah diumumkan melalui milis dan ada beberapa anggota yang berhalangan datang kopdar harus tetap berjalan. Karena kopdar kali ini akan membahas acara pelatihan blog yang rencananya akan diadakan di SMAN 1 Balaraja dikenal dengan Nebal.
Jam 09.55 saya [Em Zanu, red] sudah sampai di Mardi Grass, lalu sms Oom Payjo sebagai ketua koordinator ternyata sudah di dalam sedang menikmati segelas kopi + rokok [mantab]. Satu jam kemudian datang Kang Kombor dan tak lama disusul oleh Oom Andi Sakab. Sambil memesan makan dan minuman kami yang hanya berempat yang konfirm dalam milis, langsung saja diskusi tentang pelatihan blog mendatang. Oom Andi mengubungi salah satu temannya dan menetukan tanggal pelatihan yaitu 8 Agustus 2010. Karena target KBBC sebelum bulan puasa harus mengadakan pelatihan blog. Tak disangka-sangka ada seorang lagi yang datang jam 11.30, Mbak Mita. Jadi tambah rame nih.
Banyak yang kami diskusikan dan diselingi guyonan. Yah begitulah asiknya kopdar KBBC. Mungkin temen-temen lain yang berhalangan hadir dalam kopdar kemarin, semoga dalam pelatihan blog besok bisa datang untuk berpartisipasi. Tunggu saja informasi melalui milis dan website.
Oh ya bagi yang belum gabung dengan KBBC, tidak usah malu-malu. KBBC asik banget kok, saya juga dulu sempat berfikir malu jika bergabung.
Artikel lain tentang kopdar KBBC Juli 2010 :
Bloger Benteng – Kopdar KBBC di Mardi Grass Citra Raya Tangerang
Berikut foto-foto yang hanya beberapa jepret dari ponsel Saya dan kang Kombor ;

Dari kiri : Mbak Mita, Om Andi Sakab, Em Zanu, Kang Kombor, Om Payjo

Kang Kombor maen BB

Foto bareng dekat banner, didepan panggung utama Mardi Grass

Gantian Kang Kombor hilang sedang mengambil foto dengan ponselnya
Giant Citra Raya Tangerang Dibangun Hanya Sekitar 500 Meter dari Pasar Cikupa
June 15, 2010
Sebuah hiper market akan hadir di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Hiper market di bawah bendera Hero Group tersebut, yaitu Giant, saat ini sedang dalam proses pembangunan. Sebagai warga Citra Raya Tangerang saya merasa bahwa Citra Raya Tangerang menjadi semakin komplit. Akan tetapi, sebagai warga Kabupaten Tangerang saya juga sedikit bertanya-tanya, kok bisa sebuah hiper market di bangun dengan jarak hanya sekitar 500 meter dari pasar tradisional, yaitu Pasar Cikupa.
Berikut foto-foto proses pembangunan Giant Citra Raya Tangerang.
Apakah Pemerintah Kecamatan Cikupa berencana memindahkan kembali Pasar Cikupa yang membuat macet Jl. Raya Serang yang melintas di depannya? Entahlah.
Ember Tumpah di Water World Citra Raya Tangerang
January 3, 2010
Sudahkan Anda berkunjung ke Water World Citra Raya Tangerang yang berada di Mardi Grass, sebuah area rekreasi dan hiburan di Citra Raya Tangerang?
Apabila belum berkunjung, di bawah ini sebuah video tentang ember tumpah yang berada di sebuah kolam di Water World Citra Raya Tangerang.
Ada Rujak Cingur di Citra Raya Tangerang
May 20, 2009
Rujak cingur merupakan makanan Jawa Timuran yang sangat terkenal. Bukan saja karena rasanya yang lezat melainkan juga karena pernah diangkat menjadi judul lagu Koes Ploes. Lagu yang juga pernah dinyanyikan oleh Joshua. Kang Kombor pun sering mendengar tembang rujak cingur setiap kali Kang Kombor nonton pentas jathilan (kuda lumping) di Sleman. Namun, lirik tembang rujak cingur yang ditembangkan oleh sindhen jathilan itu berbeda dengan tembang rujak cingur yang dinyanyikan oleh Joshua. Tembang rujak cingur di pentas jathilan yang selalu Kang Kombor dengar penggalannya seperti di bawah:
Rujak cingur rujake wong lagi nganggur
…
Rujak ulek rujake wong lagi mumet
…
Hanya dua baris itu saja yang Kang Kombor ingat. Yang lainnya hanya teringat lamat-lamat. Beda dengan tembang Prahu Layar yang Kang Kombor ingat secara komplit.
Baca selengkapnya >>>>>>>
Balap Liar Di Citra Raya Tangerang Setiap Minggu Sore
February 16, 2009
Malam Minggu, Minggu pagi dan Minggu sore adalahsaat-saat di mana Citra Raya menjadi sebuah tempat yang ramai. Pada malam Minggu, mulai dari sekitar pukul empat sore, Citra Raya dipadati oleh para muda-mudi yang bermalam Minggu. Kebanyakan muda-mudi itu berasal dari luar Citra Raya, yaitu berasal dari wilayah di sekitar Citra Raya. Selain menghabiskan malam Minggu dengan pasangannya, ada juga komunitas sepeda motor yang selalu mejeng di Citra Raya. Mereka sudah memiliki lokasi sendiri-sendiri untuk mejeng. Ada klub Mio, Thunder, Satria FU, Scorpio, Jupiter, Tiger, dan lain-lain. Bahkan, ada juga pecinta sepeda onthel, yang mejeng di Bundaran III. Mungkin karena melihat potensi keramaian itu maka pengembang Citra Raya membangun kawasan Mardi Gras di sekitar Bundaran III itu. Saat ini Mardi Gras sudah beroperasi dan akan dibangun lagi kios-kios tahap kedua.
Minggu pagi lain lagi keramaiannya. Bukan lagi muda-mudi yang menghabiskan malam minggu melainkan warga yang berolah raga pagi. Berbeda dari malam Minggu, pada Minggu pagi banyak pula warga Citra Raya sendiri yang berolah raga. Selain banyak yang berolah raga, banyak pula pedagang yang berjualan pada kesempatan ini mulai dari pedagang jajanan, topi, pakaian, boneka, barang-barang plastik (macam tupperware) sampai ke tanaman hias. Keramaian ini akan berlangsung sampai kira-kira pukul 8:30 pagi. Namun, agar Citra Raya bisa tetap ramai sepanjang hari, pengembang telah membangun Water World yang juga sudah beroperasi. Arena permainan air yang cocok untuk membawa keluarga berekreasi. Tarif masuknya Rp20.000 untuk warga Citra Raya dan Rp25.000 untuk umum.
Pengembang Citra Raya, Tolong Segera Selesaikan Bundaran 5
July 28, 2008
Sudah lebih dari dua bulan yang lalu Pengembang Perumahan Citra Raya – Tangerang membangun jalan dan bundaran baru. Jalan baru dua arah yang dipisah oleh jalur hijau itu akan melewati klaster baru yaitu Graha Raflesia dan direncanakan akan menjadi akses utama menuju jalan tol yang akan melewati Kota Tiga Raksa memutar menuju Bandara Soekarno – Hatta, Cengkareng.
Namun, sayangnya Pengembang Citra Raya tidak segera menyelesaikan pembangunan jalan tersebut sehingga kami yang tinggal di klaster Taman Rembrand, Taman Picasso, Graha Segovia, Graha Sevilla, Green Sevilla, Graha Catania, Serdang Asri dan masyarakat sekitar di wilayah Kecamatan Panongan yang akan menuju ke Jl. Raya Serang melewati area tersebut sangat tidak nyaman.
Yang sangat disayangkan, pembangunan jalan ini di mata saya terkesan sengaja dibuat untuk menyulitkan kami, warga di klaster yang harus melewati area pembanguan bundaran 5 tersebut. Kalau Pengembang Citra Raya tidak bermaksud untuk segera menyelesaikan pembuatan jalan baru tersebut, sebaiknya pembatas jalan tidak perlu dibangun sampai menjorok ke arah bundaran yang belum jadi sehingga mempersempit akses jalan yang sudah sempit.


