<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KBBC (Komunitas Bloger Benteng Cisadane) &#187; Opini</title>
	<atom:link href="http://blogerbenteng.com/category/opini/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blogerbenteng.com</link>
	<description>Tangerang Raya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 May 2012 06:18:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Menjadi Spesialis Salah Satu Kunci Sukses</title>
		<link>http://blogerbenteng.com/2012/02/29/menjadi-spesialis-salah-satu-kunci-sukses/</link>
		<comments>http://blogerbenteng.com/2012/02/29/menjadi-spesialis-salah-satu-kunci-sukses/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Feb 2012 08:41:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kirman Syam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[kunci sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogerbenteng.com/?p=40957</guid>
		<description><![CDATA[Semua orang pasti ingin sukses. Sukses di bidang apa saja yang ditekuni. Yang jadi karyawan ingin sukses sebagai karyawan. Yang jadi PNS ingin sukses sebagai pegawai dan yang jadi pengusaha pun ingin sukses dalam menjalankan usahanya. Ukuran sukses ini tentu berbeda bagi setiap orang, tergantung sudut pandang masing-masing. Sukses itu apa sih? Banyak orang mengemukakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2012/02/Key-Success.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-40958" src="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2012/02/Key-Success-300x201.jpg" alt="" width="300" height="201" /></a>Semua orang pasti ingin sukses. Sukses di bidang apa saja yang ditekuni. Yang jadi karyawan ingin sukses sebagai karyawan. Yang jadi PNS ingin sukses sebagai pegawai dan yang jadi pengusaha pun ingin sukses dalam menjalankan usahanya. Ukuran sukses ini tentu berbeda bagi setiap orang, tergantung sudut pandang masing-masing.</p>
<p>Sukses itu apa sih? Banyak orang mengemukakan pendapat mengenai defini sukses ini. Namun, saya tidak akan menulis yang ruwet. Kalau menurut kamus besar Bahasa Indonesia, sukses itu sama dengan berhasil. Jadi, ketika berhasil mencapai sesuatu atau prestasi, itulah sukses. Simpel bukan?</p>
<p><span id="more-40957"></span></p>
<p>Jadi, sukses dalam hidup itu tidak terjadi sekali, bahkan bisa berkali-kali dalam sehari. Namun, kadang tidak semua keinginan kita berhasil diraih dalam satu percobaan. Butuh usaha yang keras dan terus-menerus untuk mencapai kesuksesan.</p>
<p>Mari kita bicara tentang sesuatu yang lebih besar, kesuksesan besar yang ingin dicapai dalam hidup. Apa yang membuat orang-orang seperti Habibie, Tiger Woods, Silvester Stallone, dll bisa mencapai kesuksesan? Salah satu kunci kesuksesan mereka menurut saya adalah karena mereka memfokuskan diri untuk menjadi spesialis di bidang masing-masing. Habibie adalah spesialis pesawat terbang, Tiger Woods spesialis golf, dan kita semua pasti tahu spesialisasi Stallone.</p>
<p>Saya teringat perkataan dosen saya dulu ketika awal kuliah &#8220;<em>take one corner and be a master of that corner</em>&#8220;. Untuk bisa sukses Anda harus mengambil satu bidang dan menjadi ahli di bidang itu. Perkataan ini benar adanya. Ketika lulus dan mengikuti beberapa seleksi penerimaan kerja, spesialisasi menjadi salah satu kunci utama keberhasilan untuk diterima.</p>
<p>Jadi, pengetahuan umum tetap penting. Namun, harus ada satu hal atau bidang yang betul-betul Anda ahli di dalamnya. Jadilah spesialis di bidang apa saja yang Anda senangi, maka salah satu kunci sukses sudah di tangan Anda. <img src='http://blogerbenteng.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogerbenteng.com/2012/02/29/menjadi-spesialis-salah-satu-kunci-sukses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kunci Gembok</title>
		<link>http://blogerbenteng.com/2012/02/06/kunci-gembok/</link>
		<comments>http://blogerbenteng.com/2012/02/06/kunci-gembok/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 04:12:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kirman Syam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogerbenteng.com/?p=40908</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini, ketika sedang asyik-asyiknya mandi tiba-tiba pintu kamar mandi digedor sama istri saya (mirip lagu Jamrud ya&#8230;). Katanya gembok motornya tidak bisa dibuka. Sebenarnya, saya bermaksud menyelesaikan hajat dulu. Namun, istri saya tidak bisa menunggu lagi dengan alasan nanti telat apel pagi di kantornya. Apa boleh buat, meskipun sabun masih di sana-sini saya keluar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi ini, ketika sedang asyik-asyiknya mandi tiba-tiba pintu kamar mandi digedor sama istri saya (mirip lagu Jamrud ya&#8230;). Katanya gembok motornya tidak bisa dibuka. Sebenarnya, saya bermaksud menyelesaikan hajat dulu. Namun, istri saya tidak bisa menunggu lagi dengan alasan nanti telat apel pagi di kantornya.</p>
<p>Apa boleh buat, meskipun sabun masih di sana-sini saya keluar juga dengan handukan saja. Benar juga&#8230; Gemboknya memang tidak bisa dibuka. Berputar setengah terus macet. Ada apa ya? Mungkin berkarat nih pikir saya. Gembok itu pun berlumuran minyak goreng dengan suksesnya. Coba lagi, masih macet juga. Istirahat sejenak, tanpa sengaja saya perhatikan kuncinya&#8230;. Eeeaaalaaahhh, inikan kunci gembok untuk motor saya.</p>
<p>Tak jarang dalam kehidupan sehari-hari kita melakukan hal serupa dengan cerita saya di atas. Begitu datang masalah, tergopoh-gopoh melakukan sesuatu tanpa melihat masalahnya lebih mendalam. Akibatnya, pikiran dan tenaga terbuang begitu saja tanpa berhasil menemukan solusi atas masalah yang dihadapi. Karena upaya yang dilakukan tidak pas untuk menyelesaikan masalah.</p>
<p>Satu contoh, seorang pencari kerja yang rajin mengirim surat lamaran dan mengikuti proses rekruitmen. Dari sekian banyak tes yang diikuti tak satu pun yang lulus. Kondisi ini disikapinya dengan mengirim lagi lamaran sebanyak mungkin dan menarik kesimpulan bahwa selama ini tidak diterima bekerja karena belum rezeki. Apa yang dilakukannya sebenarnya tidak salah, hanya kurang lengkap. Dengan melakukan dua hal itu saja, maka hasilnya tidak akan jauh berbeda. Tenaga dan pikiran yang dikeluarkannya akan menghasilkan sesuatu yang tidak jauh berbeda. Gemboknya tidak akan terbuka.</p>
<p>Cobalah untuk duduk sejenak, evaluasi kira-kira dari sekian banyak tes yang diikuti apa yang menyebabkan selalu gagal. Mungkin pengetahuannya masih kurang atau dukungan keterampilannya yang belum memadai. Sambil mengirim kembali lamaran, cobalah untuk membenahi kekurangan-kekurangan tersebut. Agar di masa mendatang tidak menjadi batu sandungan lagi. Dengan demikian, gemboknya akan terbuka dengan mudah karena kuncinya pas.</p>
<p>Mungkin Anda punya pengalaman lain membuka gembok dengan kunci yang salah?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogerbenteng.com/2012/02/06/kunci-gembok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SOPA/PIPA di Balik Protes Kekuatan Rakyat Dunia Maya</title>
		<link>http://blogerbenteng.com/2012/01/19/sopapipa-di-balik-protes-kekuatan-rakyat-dunia-maya/</link>
		<comments>http://blogerbenteng.com/2012/01/19/sopapipa-di-balik-protes-kekuatan-rakyat-dunia-maya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2012 14:17:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beatlesmuda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogerbenteng.com/?p=40875</guid>
		<description><![CDATA[Rabu (18/1/2012) siang tiba-tiba ada email di grup redaksi KBR68H. Isinya soal informasi Wikipedia akan menghentikan memberikan layanan informasi ilmu pengetahuan. Wikipedia diblokir? Saya pun langsung mengecek informasi via twitter. Ternyata itu dikarenakan Wikipedia protes atas undang-undang pembajakan yang tengah dibahas di parlemen Amerika Serikat. Namanya &#8220;The Stop Online Piracy Act&#8221; (SOPA) and &#8220;The PROTECT [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2012/01/stop-sopa-pipa-e1326990218390.jpg"><img class="alignleft  wp-image-40879" title="SOPA / PIPA" src="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2012/01/stop-sopa-pipa-e1326990218390.jpg" alt="" width="237" height="211" /></a>Rabu (18/1/2012) siang tiba-tiba ada email di grup redaksi KBR68H. Isinya soal informasi Wikipedia akan menghentikan memberikan layanan informasi ilmu pengetahuan. Wikipedia diblokir? Saya pun langsung mengecek informasi via twitter. Ternyata itu dikarenakan Wikipedia protes atas undang-undang pembajakan yang tengah dibahas di parlemen Amerika Serikat. Namanya &#8220;The Stop Online Piracy Act&#8221; (SOPA) and &#8220;The PROTECT IP Act&#8221; (PIPA) atau bisa disebut SOPA/PIPA.</p>
<p style="text-align: justify;">Ini bahasa baru, dalam RUU tersebut pemerintah Amerika Serikat akan menutup sebuah situs jika terbukti melanggar hak cipta. Semisal, saya mengunduh video klip Cherry Belle di Youtube. Video klip itu hasil rekaman saya di TV lewat video recorder. Youtube bisa dituduh melanggar hak cipta, karena mendukung pembajakan. Saya yang membajak karena tidak ada izin dengan label distributor, tapi Youtube yang kena bredel karena dianggap mendukung dan mengetahui aksi pembajakan saya. Ehm, jelas itu mengancam.</p>
<p style="text-align: justify;">Lewat dunia maya, manusia abad 21 bisa mengetahui berbagaimacam hal mulai dari pornografi, pendidikan, bahkan sampai hal yang dirahasiakan negara. Lewat dunia maya, manusia bisa bertukar pikiran lewat blog, berinteraksi live via Facebook, atau berbagi cerita dan peristiwa real time via Twitter. Ini sangat diperlukan, manusia sudah tak bisa dipisahkan dengan jarak dan waktu. Masa lalu bisa menjadi masa kini, bahkan planet Mars bisa dilihar dari kamar mandi kita. Itu semua via internet.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika internet mati, sudah pasti manusia akan buta, seperti berada di dunia asing, kamar gelap, WC sempit, atau bahkan merasa di dalam kubur.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak heran jika Wikipedia, WordPress, bersama ribuan website lainnya menggelapkan tampilannya. &#8220;Anda tidak diperkenankan membaca konten kami&#8221;, begitu tulis mereka. Mereka &#8216;gelap&#8217; selama 24 jam, bagaimana jika selamanya?</p>
<p style="text-align: justify;">Wikipedia, sumber ilmu di situs ensiklopedia itu hanya dari masyarakat dan analisis tim Wiki. Masyarakat mengetahui sebuah informasi, bisa langsung masukkan ke situs itu, diverifikasi, jika layak informasi itu akan ditampilkan. Tanggal berapa Hitler lahir? Berapa jarak planet Jupiter dari bumi? Siapa saja nama personel Band SM*SH berikut tanggal lahirnya? Wiki mengetahuinya. Apa jadinya jika SOPA/PIPA sah? Anda akan mengajukan izin ke DPR jika ingin memposting UU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ke blog Anda. Itu informasi penting, karena pasti dibutuhkan awak pemburu berita hingga buruh Tani jika ingin mengetahui UU tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Semua umat manusia pasti akan protes jika Wikipedia, WordPress atau Youtube dibredel. Maka itu tidak heran jika Wiki proses dan menutup situsnya, yang marah adalah masyarakat dunia. Masyarakat dunia akan mengecam parlemen AS. Kekuatan rakyat dunia maya bicara. LAWAN!!!</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana di Indonesia? Apakah dunia maya bisa menggiring untuk protes ke pemerintah? Lebih dari 70 persen penduduk Indonesia miskin, pengguna Internet hanya di kota besar yang penduduknya mampu. Saya kira memprovokasi SBY turun dari kursi presiden lewat Twitter pun tak bisa.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;The internet is the most powerful tool we have for creating a more open and connected world. We can’t let poorly thought out laws get in the way of the internet’s development. Facebook opposes SOPA and PIPA, and we will continue to oppose any laws that will hurt the internet. The world today needs political leaders who are pro-internet. We have been working with many of these folks for months on better alternatives to these current proposals. I encourage you to learn more about these issues and tell your congressmen that you want them to be pro-internet.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Itu komentar Mark Zuckerberg, pemilik Facebook. Apa jadinya jika FB pun diblokir?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogerbenteng.com/2012/01/19/sopapipa-di-balik-protes-kekuatan-rakyat-dunia-maya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Harus BlackBerry?</title>
		<link>http://blogerbenteng.com/2012/01/18/mengapa-harus-blackberry/</link>
		<comments>http://blogerbenteng.com/2012/01/18/mengapa-harus-blackberry/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jan 2012 13:12:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hifhzil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[BlackBerry]]></category>
		<category><![CDATA[developer]]></category>
		<category><![CDATA[gaya hidup]]></category>
		<category><![CDATA[high-tech]]></category>
		<category><![CDATA[konsumtif]]></category>
		<category><![CDATA[perekonomian Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[RIM]]></category>
		<category><![CDATA[SNI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogerbenteng.com/?p=39790</guid>
		<description><![CDATA[Sembari menyeruput kopi di kamar kost mata saya tak hentinya tertuju pada link di status facebook seorang teman. “Ten Reason Why BlackBerry Is Screwed”, begitu tulisan yang tertera di statusnya saat saya baca tadi pagi. Saking penasarannya langsung menuju tekape. Sebenarnya ada apa dengan produk Research In Motion (RIM) ini. Tautan ternyata bersumber dari halaman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sembari menyeruput kopi di kamar kost mata saya tak hentinya tertuju pada link di status facebook seorang teman. <a title="Original Source" href="http://gizmodo.com/5812832/ten-reasons-why-blackberry-is-screwed" target="_blank"><span style="color: #000000;"><strong>“Ten Reason Why BlackBerry Is Screwed”</strong></span></a>, begitu tulisan yang tertera di statusnya saat saya baca tadi pagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Saking penasarannya langsung menuju <em>tekape.</em> Sebenarnya ada apa dengan produk Research In Motion (RIM) ini. Tautan ternyata bersumber dari halaman mobile <a title="Baca selengkapnya [...]" href="http://gizmodo.com/5812832/ten-reasons-why-blackberry-is-screwed" target="_blank">Gizmodo.com</a>. Bermodal bahasa Inggris pas-pasan saya baca satu persatu dari “10 Reason” tadi. Setelah puas membaca – semoga terjemahannya tidak salah – dengan <em>gadget</em> tercinta dan browser Operamini yang ukuran tulisannya membuat dahi berkerut saya simpulkan jika BlackBerry (selanjutnya disebut BB) mulai dipecundangi oleh pesaing-pesaingnya. Pun halnya disebabkan keluhan dari developer, pasar, dan konsumen.</p>
<p style="text-align: justify;">Berikut beberapa kutipan dari laman mobile Gizmodo yang (berhasil) saya baca <img src='http://blogerbenteng.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  :</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tidak ada produk baru hingga musim panas akhir Agustus 2011.</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Opini saya:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>RIM kalah inovatif dengan produk-produk kompetitornya. Selain fitur dan juga penampilan fisik yang monoton.</li>
</ul>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong><strong>Dunia aplikasi BB seperti kota hantu: Aplikasi BB diawali tahun 2009 dengan 26 ribu aplikasi sampai kurun waktu April 2011. Android yang baru seumur jagung sudah melampaui angka 200 ribu. Sedangkan iOS jauh melesat hingga 350 ribu. Lebih penting lagi adalah angka dari jumlah aplikasi yang berkualiatas.</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Opini saya:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Dengan jumlah begitu banyak harus susut sekian persen jika menganulir aplikasi dengan mutu yang tidak signifikan. Bagaimana dengan jumlah 26 ribu?</li>
</ul>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong><strong>Pihak pengembang (developer) tidak suka membuat aplikasi BB: Ini merupakan pertanda buruk ketika ada developer yang menginginkan kode untuk <em>platform</em> anda, mengangkat tangannya (menyerah) dengan rasa benci dan berkata “berbeli-belit”. Jeleknya jika surat yang terpampang di internet terlalu banyak syarat gono-gini dalam kesepakatannya.</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Opini saya:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><em>Lebay</em>! Era<em> Open Source</em> seperti sekarang ini ternyata ada pihak swasta yang sok prosedural, birokratis weberian (baca: kaku), dan takut merugi. Padahal “rugi” adalah kata lain dari “korban” dan (peng)usaha itu memerlukan pengorbanan.<strong></strong></li>
</ul>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>Keruntuhan Finansial: Pendapatan RIM dalam kuartal terakhir (sejak tulisan ini dipublikasikan) lebih rendah dari yang diharapkan… harapannya jangan sampai berencana menggunakan stok produk RIM anda untuk membiayai masa pensiun.</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Opini saya:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Kemana saja pendapatan dari penjualan BB yang begitu besar? Atau produk bajakan RIM banyak yang lolos dari pengawasan beacukai? Mungkin juga kalah bersaing dengan <em>berrys</em> serupa hasil industri rumah tangga<em> </em>dari Cina?</li>
</ul>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong></strong><strong>Bahkan pengguna BlackBerry tidak lagi menginginkan BlackBerry: Survey tahun sebelumnya menunjukkan lebih dari setengah pengguna saat ini akan beralih ke Android atau iOS.</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Opini saya:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Bahkan privasi Obama pun makin terisolir dengan koleganya berkat fitur BBM.</li>
</ul>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong></strong><strong>Kepentingan perusahaan telah runtuh: RIM merupakan benteng besar dalam dunia korporasi, tapi daya cengkeramnya mulai hilang. Dahulu setiap orang mulai dari CEO hingga <em>office manager </em>RIM memiliki BB di pinggang mereka. Perlahan tapi pasti BB mulai tergantikan dengan iPhone dan Droid.</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Opini saya:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Mike Lazardis sepertinya butuh pendampingan dari PNPM Mandiri, tentang bagaimana memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kepercayaan diri karyawan atas mutu produk-produk RIM.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Nah, beberapa kutipan tersebut saya tambahkan opini-opini pribadi. Bukan justifikasi, tapi lebih kepada kesadaran saya sebagai konsumen. Tanpa harus menunggu Menkom-Info kita <em>nyeletuk</em> soal konten porno dalam BB, RIM sejak pertama kali masuk bursa ponsel Indonesia sebagai produk impor sudah bermasalah dari segi pelayanan dan sektor pajak.</p>
<p style="text-align: justify;">Idealnya tiap produk impor yang masuk harus memenuhi kriteria SNI. Namun kenyataannya produk RIM yang berhasil mempengaruhi sugesti pasar domestik justru masuk ke Indonesia melalui jalur distributor atau importir. Sedangkan produk sekelas BB dan <em>smartphone</em> lainnya minimal harus memiliki kendali mutu pelayanan dengan standar nasional:</p>
<p style="text-align: justify;">Pertama, <strong>buku manual berbahasa Indonesia.</strong> Sebagian dari anda yang pernah membeli langsung dari gerai ponsel lokal saat pertama kali BB resmi dilempar ke pasaran Indonesia, coba dilihat lagi apa ada satu paragraf yang berbahasa Indonesia?</p>
<p style="text-align: justify;">Kedua<strong>, <em>customer representative</em> minimal – jika tidak salah – di 5 (lima) kota besar.</strong> Pertama kali BB masuk pasar domestik hingga diperkarakan pihak Menkom-Info belum memiliki customer representative. Siapa yang dirugikan?</p>
<p style="text-align: justify;">Diberlakukannya SNI terhadap produk impor bukan tanpa alasan. Ini merupakan bagian dari strategi kebijakan fiskal agar barang-barang impor dapat dikenakan pajak. Bayangkan pajak yang masuk kas negara saja masih bisa diselewengkan, siapa yang dirugikan? Masyarakat dan pemerintah. Apalagi jika kas negara minus karena kurang asupan dari sektor pajak, siapa yang dirugikan? Jelas masyarakat dan pemerintah, bahkan seorang koruptor kelas kakap pun akan kebingungan jika tidak ada pajak yang bisa diselewengkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai catatan, judul diatas merupakan gambaran sederhana atas meningkatnya kecenderungan konsumtif masyarakat. Trend BlackBerry merupakan sebagian kecil dari contoh kegagapan masyarakat terhadap problematika gaya hidup. Tidak melulu Blackberry, tapi juga Android, Nokia, Honda, Yamaha, Alphard, CRV, Intel, AMD, dan alat pemenuhan kebutuhan berbasis high-tech. Histeria massa (baca: ikut-ikutan) tidak hanya terjadi saat ada siswi kesurupan di sekolah-sekolah atau saat bintang panggung dielu-elukan penggemarnya, hukum ini juga berlaku bagi perekonomian khususnya terhadap rumah tangga masyarakat selaku <em>stake holder</em>. Trend konsumsi yang mempengaruhi tindakan/perilaku ekonomi masyarakat boleh saja menjadi bagian gaya hidup. Namun, kecermatan dalam memilih dan memilah barang konsumsi merupakan keharusan. Mana yang <em>Need </em>(kebutuhan) dan mana yang <em>Want/Desire </em>(keinginan, hasrat, atau bahkan nafsu).</p>
<p style="text-align: justify;">Antara kebutuhan dan keinginan beda-beda tipis. Rumusan sederhananya adalah dengan melihat apakah jika kita menggunakan suatu produk <em>high-tech</em> bisa kita jadikan aset (efisien, efektif) yang menunjang produktifitas kerja atau malah sekadar liabilitas (gaya hidup, trend) yang membuat kita jadi konsumtif. Bahkan tidak jarang mematikan kreatifitas dan produktifitas kerja. Jika kita tidak bijak dalam memilih maka wajar saja jika indikator laju pertumbuhan ekonomi yang digunakan pemerintah saat ini adalah jumlah konsumsi dan bukan jumlah rata-rata angka produksi yang bisa dihasilkan penduduk setiap tahunnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kesimpulan ada di tangan anda. Semoga anda menemukan relevansinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Wallahu’alam.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogerbenteng.com/2012/01/18/mengapa-harus-blackberry/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dyka : Yang Belum Terlaksana di KBBC</title>
		<link>http://blogerbenteng.com/2011/12/19/dyka-yang-belum-terlaksana-kbbc/</link>
		<comments>http://blogerbenteng.com/2011/12/19/dyka-yang-belum-terlaksana-kbbc/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2011 07:09:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andykamusfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogerbenteng.com/?p=40584</guid>
		<description><![CDATA[ :-D apa kabar teman-teman semua Tak terasa sebentar lagi kita semua akan melewati masa akhir tahun 2011 dan menyambut serunya tahun 2012 ya&#8230; Kalau gitu, mudah-mudahan mimpi teman-teman yang belum terlaksana di tahun 2012 akan terlaksana dengan hasil yang baik ya&#8230; amin Sebelumnya saya mengucapkan selamat kepada pengurus terpilih KBBC yang baru om Bagus dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"> :-D apa kabar teman-teman semua <img src='http://blogerbenteng.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;">Tak terasa sebentar lagi kita semua akan melewati masa akhir tahun 2011 dan menyambut serunya tahun 2012 ya&#8230;</p>
<p style="text-align: center;">Kalau gitu, mudah-mudahan mimpi teman-teman yang belum terlaksana di tahun 2012 akan terlaksana dengan hasil yang baik ya&#8230;</p>
<p style="text-align: center;">amin</p>
<p style="text-align: center;">Sebelumnya saya mengucapkan selamat kepada pengurus terpilih <a href="http://blogerbenteng.com/" target="_blank">KBBC</a> yang baru om <a href="http://baguserek.blogspot.com/" target="_blank">Bagus</a> dan om <a href="http://www.andisakab.com/" target="_blank">Andi</a> dan semoga kita semakin eksis dan bermanfaat dalam kandang bloger cisadane dan sekitarnya, tentunya dengan banyak kegiatan yang nantinya akan kita kerjakan bersama <img src='http://blogerbenteng.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;">Ngomong-ngomong, lama sekali saya tidak masuk ke dalam rumah sendiri ya *kbbc maksudnya*, dan saya juga jarang atau bisa dibilang tidak pernah mengikuti kopdar yang diadakan oleh kita semua. Tentunya alasan saya tidak pernah ikut kopdar adalah terbenturnya acara keluarga walaupun belum berkeluarga <img src='http://blogerbenteng.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' />  , tetapi saya memiliki mimpi sejuta dollar disini *kebanyakan*</p>
<p style="text-align: center;">-hehehe-</p>
<p style="text-align: center;">Apa mimpi sejuta dollar saya disini?</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2011/12/index1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-40586" src="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2011/12/index1.jpg" alt="" width="425" height="297" /></a><a href="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2011/12/index.jpg"><br />
</a></p>
<p style="text-align: center;">Mimpi sejuta dollar saya adalah mengajak teman-teman <a href="http://blogerbenteng.com/" target="_blank">kbbc</a> untuk jalan-jalan mengadakan<em> seminar, training dan workshop</em> tentang apa yang belum mereka *diluar sana* ketahui apa itu Informasi dan Teknologi.</p>
<p style="text-align: center;">Maksudnya??!</p>
<p style="text-align: center;">Dua kosakata diatas <em><strong>Informasi dan Teknologi</strong></em> itu mengandung arti yang sangat luas. Disini saya coba untuk kaitkan dengan kilasan dari para blogger, yaitu :</p>
<p style="text-align: center;">1. <a href="http://baguserek.blogspot.com/" target="_blank">Om bagus</a> | Tentang mimpi dan realitas</p>
<p style="text-align: center;">2. <a href="http://www.andisakab.com/" target="_blank">Om andi</a> | Fokus dalam perjalanan karena hobi dan bisnis</p>
<p style="text-align: center;">3. <a href="http://emzanu.wordpress.com/" target="_blank">Om zanu</a> | Hanya blogger biasa</p>
<p style="text-align: center;">4. <a href="http://genksukasuka.wordpress.com/" target="_blank">Om jay</a> | Awali hari dengan senyuman dan harapan</p>
<p style="text-align: center;">4. <a href="http://rosid.net/" target="_blank">Om rosid</a>| Berawal dari rasa penasaran</p>
<p style="text-align: center;">Nah, sudah tahu bukan apa itu informasi dan apa itu teknologi.</p>
<p style="text-align: center;">*belum paham juga*</p>
<p style="text-align: center;">Maksud saya adalah, kita semua tahu begitu pentingnya informasi karena tanpa informasi tahu apa kita. <em>Mungkin tahunya hanya gajian di awal dan akhir bulan</em>. Disini saya menginformasikan dan menulis kilasan hasil dari kopian saya setelah saya memasuki rumah kelima bloger diatas, dan membacanya. Dari situlah, saya juga mengetahui tentang teknologi yang belum pernah saya pelajari dari penyampaian artikel masing-masing bloger <a href="http://blogerbenteng.com/" target="_blank">kbbc</a> dan yang lainnya.</p>
<p style="text-align: center;">Sekarang, saya akan melanjutkan mimpi sejuta dollar saya bersama teman-teman <a href="http://blogerbenteng.com/" target="_blank">kbbc</a> untuk bergerak dan melaksanakan mimpi tentang informasi dan teknologi walaupun saya tidak eksis didunia nyata, tetapi saya  mempunyai kemauan dan suatu saat itu akan terjadi bersama seluruh teman-teman <a href="http://blogerbenteng.com/" target="_blank">kbbc </a>disini agar bermanfaat untuk seluruh makhluk insani.</p>
<p style="text-align: center;">_terima kasih_</p>
<p style="text-align: center;"> <img src='http://blogerbenteng.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' />  <a href="http://dykapede.wordpress.com/" target="_blank">dykapede</a> <img src='http://blogerbenteng.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogerbenteng.com/2011/12/19/dyka-yang-belum-terlaksana-kbbc/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ON/OFF 2011: Apa Peran Anak Muda untuk Negara?</title>
		<link>http://blogerbenteng.com/2011/12/07/onoff-2011-apa-peran-anak-muda-untuk-negara/</link>
		<comments>http://blogerbenteng.com/2011/12/07/onoff-2011-apa-peran-anak-muda-untuk-negara/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Dec 2011 13:57:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beatlesmuda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan KBBC]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogerbenteng.com/?p=40505</guid>
		<description><![CDATA[Ada yang terlewat dari cerita saya seputar mengikuti ON/OFF 2011 pekan lalu, yaitu soal tren Stand Up Comedy.Di pembukan ON/OFF,salah satu orang yyang mengaku menjadi awal kepopularitasan Stand Up Comedy, Pandji Pragiwakso menyebutkan kalau Stand Up Comedy hanya untuk orang yang pintar. Tentunya, kata dia, orang berpendidikan yang mengenyam pendidikan agak tinggi, minimal SMA. Orang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_40513" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2011/12/comedycentralpresents.jpg"><img class="size-full wp-image-40513" title="comedycentralpresents" src="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2011/12/comedycentralpresents.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Comedy Central Doc</p></div>
<p style="text-align: justify;">Ada yang terlewat dari cerita saya seputar mengikuti ON/OFF 2011 pekan lalu, yaitu soal tren Stand Up Comedy.Di pembukan ON/OFF,salah satu orang yyang mengaku menjadi awal kepopularitasan Stand Up Comedy, Pandji Pragiwakso menyebutkan kalau Stand Up Comedy hanya untuk orang yang pintar. Tentunya, kata dia, orang berpendidikan yang mengenyam pendidikan agak tinggi, minimal SMA. Orang itu mempunyai banyak wawasan luas. Kedua, Stand Up Comedy ini bukan untuk orang yang sensitif.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya tidak setuju. Menurut saya, lawakan atau komedi harus bisa dicerna oleh siapa pun.</p>
<p style="text-align: justify;">Tahun lalu, saat program Opera Van Java mendapat kritikan tajam sebagai program komedi yang tidak mendidik, saya sempat berbincang dengan Indo &#8216;Warkop&#8217;. Kapasitas saya saat itu sebagai Jurnalis detikcom. Saya bertanya, sebenarnya bagaimana sih komedi itu?</p>
<p style="text-align: justify;">Dia jawabnya cukup singkat, katanya Komedi itu harus mendidik. Katanya tidak bisa seenaknya menggunakan bahan celaan atau kontak fisik kasar. Karena komedi itu untuk masyarakat umum, termasuk anak-anak dan orang yang pendidikannya rendah.</p>
<p style="text-align: justify;">Stand Up Comedy yang ditampilkan Raditya Dika dan kawan-kawannya cenderung mengeluarkan bentuk penghinaan. Saya pernah menonton beberapa kali di Youtube, misalnya bentuk penghinaan terhadap Andhika Kangen Band, dan orang-orang yang disebut &#8216;Alay&#8217;. Yang menjadi persoalan adalah, candaannya itu ditampilkan dalam media massa, bukan media terbatas.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa ini lawakan cerdas?</p>
<p style="text-align: justify;">Malam, setelah liputan, saya kembali ke Redaksi <a href="http://www.kbr68h.com">KBR68H</a>. Setiap malam saya juga membiasakan menyempatkan diri membaca berita-berita yang terjadi di sepanjang hari. Setelah membuka beberapa website, terakhir saya membuka detikcom. Ada berita &#8216;<a href="http://www.detiknews.com/read/2011/12/07/182457/1785568/10/pandji-semua-orang-pernah-nyimeng-saya-yakin-sby-juga?nd992203605">Pandji: Semua Orang Pernah <em>Nyimeng</em>, Saya Yakin SBY Juga</a>&#8216;.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam petikan berita itu Pandji berkata, &#8220;Jangankan saya, Obama saja mengaku pernah nyimeng. Bahkan saya yakin, SBY itu pasti juga pernah nyimeng&#8221;. Kata-kata itu dia keluarkan di Gramedia Matraman di acara peluncuran buku Hikayat Pohon Ganja di Gramedia Matraman, Rabu (7/12/2011).</p>
<p style="text-align: justify;">Wah&#8230; saya terkejut, berani sekali. Yang diucapkan itu adalah kepala negaranya sendiri lho. Apa itu bisa disebut lawakan cerdas?</p>
<p style="text-align: justify;">&#8216;Lawakan&#8217; itu direspon oleh Wakil Ketua DPR Pramono Anung di <a href="http://www.detiknews.com/read/2011/12/07/195005/1785648/10/pramono-tak-pantas-pandji-bercanda-sebut-sby-pernah-nyimeng?9911012">berita selanjutnya</a>. Katanya tidak pantas candaan itu dikatakan Pandji.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Ya nggak pantas lah ya, Karena apapun presiden itu sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. Kalau Obama memang pernah mengakui secara langsung, tapi kalau SBY tidak. Dan itu bukan hal yang untuk bercandaan,&#8221; begitu petikan kata-kata Pramono dalam berita itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Sosok pandji di media memang seperti menjadi ikon anak muda perkotaan saat ini, gaul, pintar, dan bergaya. Namun harus hal lain yang harus dilakukan &#8216;ikon&#8217;, yaitu menggerakkan anak muda &#8216;perkotaan&#8217; untuk membangun negara.</p>
<p style="text-align: justify;">Sayangnya anak muda perkotaan yang sebenarnya mempunyai kesempatan besar sebagai agen perubahan, ini malah sebaliknya. Bukan hanya menunjukkan gaya hidup henonis dengan menampilkan gaya hidup glamor.</p>
<p style="text-align: justify;">Generasi Lupus, Boy dan Ali Topan</p>
<p style="text-align: justify;">Di era 70-80&#8242;an Indonesia mempunyai generasi pergerakan perubahan. Perubahan ini terlihat pada pergaulan anak mudanya. Lihatlah sosok rekayasan di film Ali Topan, Catatan Si Boy atau Lupus. Ali Topan, gaya begajulan tapi baik hati. Di zaman itu dicontoh oleh anak mudanya. Hidup santai tapi bermakna. Boy, pemuda sempurna yang tampan, rajin ibadah, dan pintar. Anak muda di jamannya menjadikan itu motivasi. Makanya, serial filmnya terus bertambah. Bahkan menjadi legenda. Lihat lagi Lupus, menjadikan permen karet sebagai gaya hidup.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau saat ini apa? Tokok muda apa yang menjadi contoh? Apa anak muda saat ini cuma bisa hidup bermewah dan nongkrong saja?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogerbenteng.com/2011/12/07/onoff-2011-apa-peran-anak-muda-untuk-negara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tangerang Bus Rapid Transit, Mana?</title>
		<link>http://blogerbenteng.com/2011/11/13/tangerang-bus-rapid-transit-mana/</link>
		<comments>http://blogerbenteng.com/2011/11/13/tangerang-bus-rapid-transit-mana/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Nov 2011 10:11:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beatlesmuda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fasilitas & Bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Raya & Angkutan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogerbenteng.com/?p=40320</guid>
		<description><![CDATA[Lintasan bus (BusWay) seperti TransJakarta sejak Juni lalu sudah terdengar di telinga masyarakat akan di bangun di Tangerang. Apa kabar? Padahal sejak itu, BusWay sudah tampak di ruas jalan dari Kalideres, Jakarta Barat di sepanjang jalan Daan Mogot. Warna perlintasan itu dicat merah, tapi tidak dipasang blok pemisah antara jalur kendaraan pribadi dengan bus. Jaringan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p lang="en" align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span style="font-size: medium;"><a href="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2011/11/249942_10150208376511589_702361588_7375405_2965670_n.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-40324" title="249942_10150208376511589_702361588_7375405_2965670_n" src="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2011/11/249942_10150208376511589_702361588_7375405_2965670_n-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Lintasan bus (BusWay) seperti TransJakarta sejak Juni lalu sudah terdengar di telinga masyarakat akan di bangun di Tangerang. </span></span></p>
<p lang="en" align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span style="font-size: medium;">Apa kabar? Padahal sejak itu, BusWay sudah tampak di ruas jalan dari Kalideres, Jakarta Barat di sepanjang jalan Daan Mogot. Warna perlintasan itu dicat merah, tapi tidak dipasang blok pemisah antara jalur kendaraan pribadi dengan bus.</span></span></p>
<p lang="en" align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span style="font-size: medium;">Jaringan Bus Rapid Transit (BRT) tersebut sudah menjadi proyek Pemprov Banten. Rute yang disiapkan dari koridor III Transjakarta di Kalideres, Batu Ceper, dan mermuara di terminal Poris Plawad. Jika memang benar proyek ini berjalan, puluhan ribu warga Tangerang yang bekerja di Jakarta akan angkat topi. Selama ini mereka lebih suka mengandalkan kendaraan pribadi, terutama motor. </span></span></p>
<p lang="en" align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span style="font-size: medium;">Namun sayangnya sampai saat ini proyek itu hanya isapan jempol saja. Buktinya hingga saat ini tidak nyata. Padahal Pemkot Tangerang pernah pede proyek itu akan berjalan mulai Juli 2011. Mengapa belum jalan? Sampai saat ini 25 unit bus sekelas TransJakarta yang dijanjikan Kementerian Perhubungan belum diberikan.</span></span></p>
<p lang="en" align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span style="font-size: medium;">Padahal di Terminal Poris Plawad saja sudah tersedia halte khusus untuk menunggu Bus TransTangerang-Jakarta. Warnanya sama, merah berpadu orange.</span></span></p>
<p lang="en" align="JUSTIFY"><strong><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span style="font-size: medium;">Bergaya Hidup Hijau</span></span></strong></p>
<p lang="en" align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span style="font-size: medium;">Bergaya pola hidup modern namun berkarakter lingkungan tentu bisa terjadi jika BRT benar-benar masuk Tangerang. Bagaimana tidak, tidak kurang dari sejuta motor akan terparkir di rumah. Warga Tangerang lebih memilih menaiki BRT ke kantornya di Jakarta. Sebab akan lebih hemat. </span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span style="font-size: medium;">Analoginya, dari Terminal Poris Plawad membayar Rp 3.500. Hanya cukup membayar sekali untuk sampai tempat tujuan. Dan tentu tidak macet. Udara di Tangerang pun akan lebih sejuk. </span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogerbenteng.com/2011/11/13/tangerang-bus-rapid-transit-mana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Toleransi Berbudaya di Kota Benteng</title>
		<link>http://blogerbenteng.com/2011/11/13/toleransi-berbudaya-di-kota-benteng/</link>
		<comments>http://blogerbenteng.com/2011/11/13/toleransi-berbudaya-di-kota-benteng/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Nov 2011 07:59:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beatlesmuda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogerbenteng.com/?p=40302</guid>
		<description><![CDATA[Merasakan Minggu pagi di Tangerang adalah hal yang langka untuk saya. Aktivitas sebagai jurnalis kadang kala mengharuskan saya untuk bertugas mengawal informasi untuk masyarakat di Kantor Berita Radio 68H dan Asia Calling. Jadi, yah mungkin kalau pun bebas tugas, waktu saya pakai untuk rehat sejenak dengan berhibernasi. Tapi Minggu pagi, 13 November 2011 ini berbeda. Saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2011/11/253586_10150206166376589_702361588_7352843_736130_n.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-40309" title="253586_10150206166376589_702361588_7352843_736130_n" src="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2011/11/253586_10150206166376589_702361588_7352843_736130_n-300x218.jpg" alt="" width="300" height="218" /></a></p>
<p>Merasakan Minggu pagi di Tangerang adalah hal yang langka untuk saya. Aktivitas sebagai jurnalis kadang kala mengharuskan saya untuk bertugas mengawal informasi untuk masyarakat di <a href="http://www.kbr68h.com">Kantor Berita Radio 68H</a> dan <a href="http://www.asiacalling.org">Asia Calling</a>. Jadi, yah mungkin kalau pun bebas tugas, waktu saya pakai untuk rehat sejenak dengan berhibernasi.</p>
<p>Tapi Minggu pagi, 13 November 2011 ini berbeda. Saya sempatkan untuk berjalan-jalan di pasar lama, tempat favorit saya untuk sekadar belihat-lihat orang berjualan dan berburu makanan kecil. Terutama kue-kue China dan berbagai gorengan.</p>
<p>Namun melongok ke arah Jalan Kisamaun, saya melihat satu keluarga berjalan. Mereka rapih mengenakan baju sederhana. Si ayah mengenakan kemeja, si ibu mengenakan blezer, dan kedua anak remajanya mengenakan jeans dan kaos oblong. Menenteng Injil, saya menduga mereka ingin pergi ke Gereja.</p>
<p>Di tangan saya sudah ada bakwan, lumpia, dan pacar china&#8230; ehm yummy&#8230;</p>
<p>Pandangan masih ke keluarga Kristiani itu, rupanya ada seorang ibu berjilbab menghampiri keluarga itu. Saya pernah melihat ibu berjilbab itu saat meliput di Kantor Dinas Sosial Tangerang di Cikokol. Tapi saya tidak tahu siapa dia. Tidak jelas percakapan mereka, jarak saja hampir 200 meter dari mereka. Saya ada di tempat jualan kembang di bawah tangga gedung Gapensi.</p>
<p>Tak lama saya perhatikan seorang pria berumur dan anak remaja menghampiri mereka, rupanya pria itu adalah suami dan anak dari ibu berjilbab itu. Ehm&#8230; mereka rupanya tetangga. Mengapa saya tahu? Sekilas terdengar obrolan mereka soal taman di depan rumah.</p>
<p>Terlihat biasa saja, tapi begitulah yang saya lihat di hari-hari selain Minggu pagi. Individu-individu berbeda ras dan keyakinan berkumpul dan bersenggama. Saya merasa mereka berpikir bahwa mereka adalah &#8216;orang Tangerang&#8217;. Mereka sama&#8230; yang membedakan mereka mungkin pakaian saja&#8230;</p>
<p>Toleransi di Tangerang memang belum lama saya lihat. Tepatnya selepas saya lulus SMA sekitar tahun 2004, saya tidak tahu peris. Tapi itu yang saya lihat. Etnis Tonghoa tidak lagi menjadi momok atau hal yang aneh jika berbaur dengan pribumi. Klenteng-klenteng pun lebih terbuka dengan keingintahuan warga pribumi.</p>
<p>Terlebih gereja, di mana-mana ada. Toleransi menggeliat&#8230; itu indah&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogerbenteng.com/2011/11/13/toleransi-berbudaya-di-kota-benteng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Begitu Dekat Begitu Hangat</title>
		<link>http://blogerbenteng.com/2011/09/30/begitu-dekat-begitu-hangat/</link>
		<comments>http://blogerbenteng.com/2011/09/30/begitu-dekat-begitu-hangat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Sep 2011 06:23:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rosid On Street</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogerbenteng.com/?p=40162</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin tulisan ini terlambat ya, tapi kan pepatah juga bilang “lebih baik terlambat daripada tidak sama-sekali” (pantesaaaaaan, ngaret sudah jadi budaya, prinsip ini toh yang dipake ?). Tenang, ini prinsip untuk keterlambatan yang benar-benar urgen. Biarpun terlambat, mudah-mudahan apa yang terekam dalam memori saya masih bisa diupload disini. Tanggal 25 September kemarin kita mengadakan kopdar, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2011/09/Begitu-Dekat-Begitu-Hangat.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-40163" title="Begitu Dekat Begitu Hangat" src="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2011/09/Begitu-Dekat-Begitu-Hangat-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a>Mungkin tulisan ini terlambat ya, tapi kan pepatah juga bilang “lebih baik terlambat daripada tidak sama-sekali” (<em>pantesaaaaaan, ngaret sudah jadi budaya, prinsip ini toh yang dipake ?</em>). Tenang, ini prinsip untuk keterlambatan yang benar-benar urgen. Biarpun terlambat, mudah-mudahan apa yang terekam dalam memori saya masih bisa diupload disini.</p>
<p style="text-align: justify;">Tanggal 25 September kemarin kita mengadakan kopdar, tadinya sempat bingung mau ngadain dimana. Gayung bersambut, Om Bagus menawarkan diri menjadi tuan rumah<strong>. </strong>Kopdarpun tiba, heheheee&#8230; ada yang sedikit membuat saya gak enak nih sama <a href="http://baguserek.blogspot.com" target="_blank">Om Bagus</a>, yang datang cuma 8 orang, bukan apa-apa Om Bagus menyiapkan sajian jamuannya banyak banget, karena yang datangnya sedikit jadi banyak tersisa. Gak bisa dipungkiri sih memang, mungkin teman-teman yang lainnya sedang dalam kesibukan, yang namanya kesibukan memang siapapun tidak akan berkutik dihadapannya. Mudah-mudahan kedepannya kita bisa kumpul rame-rame lagi ya Sobat ?, Amiiiin&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Meskipun tidak begitu jelas acara kemarin dimulai dari mana (karena memang inti acaranya halal bilhalal), yang jelas cukup banyak yang diobrolkan, terutama masalah <em>adsense </em> alias monetize blog, (parah ya, halal bilhalal aja urusannya masih soal duit ?. <em>Hahahahaaa&#8230; yang penting bermanfaat coooy waktu yang dipake</em>).</p>
<p style="text-align: justify;">Karena suasana yang cukup santai, ditambah lagi dengan keakraban dan keramahan dari tuan rumah, obrolan pun mengalir dengan sendirinya, ada agama juga ada hal yang cukup spesifik mengenai persoalan kepribadian, remaja, usia muda, dan gak ketinggalan soal cinta. Uniknya, kita-kita yang muda dapat wawasan langsung dari Om Bagus. Kenapa unik ?, cekidot kita lanjutkan&#8230; !!!.</p>
<p style="text-align: justify;">Hampir sebagian besar blogger-blogger yang aktif di KBBC itu usia muda, ya rata-rata dibawah 30 tahunan lah. Dan Om Bagus adalah senior (dari segi usia dan wawasan) yang juga masih aktif banget di KBBC. Disinilah letak keunikannya, jarang-jarang yang lebih senior mau banyak berbicara persoalan anak muda (remaja) secara blak-blakan, santai, gak kaku, dan sesuai judulnya, <em>begitu dekat begitu hangat</em>. Serasa menghapus sekat yang sering membuat junior segan bertanya soal kepribadian yang lebih nyata kepada yang lebih senior dan yang seniorpun sungkan untuk membahas persoalan. Terbukti, ketika dengan santainya <a href="http://gensukasuka.wordpress.com" target="_blank">Jay Boana</a> bertanya soal hubungan kepada Om Bagus. Hihihihihi&#8230; pissss ah !</p>
<p style="text-align: justify;">Ibarat kata, saya sendiri merasa ada satu kepedulian khusus secara halus terhadap kita-kita yang masih muda. Bumbu pembicaraan kami menjadi bertambah, bukan hanya mengenai hari ini, tapi juga hari esok, hari esok yang akan dialami oleh kami yang kurang lebih persis pernah dialami oleh Om Bagus khususnya dan yang lebih senior lainnya umumnya. Sehingga, paling tidak sharing pengalaman tersebut bisa juga kami jadikan sebagai bekal dan antisipasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari situ kadang saya berpikir, ini baru satu senior yang aktif, bagaimana kalau senior-senior lainnya juga aktif dan mau bergabung. Wahhhh&#8230; pasti akan serasa lebih <em>edun </em>dan <em>endah </em>atuh ya&#8230;. Ini mengingatkan saya ketika mengikuti acara komunitas blogger kota tetangga, antara yang senior dan junior begitu kompak dan solid luar biasa. Yang senior peduli kepada yang junior, dan yang juniorpun hormat kepada yang senior.</p>
<p style="text-align: justify;">Senior – junior disini bukan berarti sudah lama atau belumnya ngeblog, jadi jangan merasa “ah sayamah ngeblognya juga baru (padahal jauh lebih dewasa wawasan dan pengetahuannya)” terus tidak mau bergabung. Ayolah&#8230; bantu kami untuk memberikan sesuatu yang berarti, karena kami masih butuh banyak asupan wawasan dan pengetahuan. Beri kami kesempatan untuk belajar memposisikan diri dihadapan kakak-kakak, abang-abang, om-om, teteh-teteh, mbak-mbak, bapak-bapak, dan ibu-ibu.</p>
<p style="text-align: justify;">Akan terasa lebih indah dan hangat kalau yang jauh jadi mendekat, yang dekat jadi merapat, kalau udah merapat jangan terlalu dipepetin nantinya takut gerah terus bubar lagi, hehehehee&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga kita semakin solid sobat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogerbenteng.com/2011/09/30/begitu-dekat-begitu-hangat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Skripsi KBBC</title>
		<link>http://blogerbenteng.com/2011/09/05/skripsi-kbbc/</link>
		<comments>http://blogerbenteng.com/2011/09/05/skripsi-kbbc/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Sep 2011 19:07:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bayulogi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[kbbc]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogerbenteng.com/?p=40051</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sempat terlunta-lunta sampai satu tahun, akhirnya skripsi saya tentang KBBC rampung juga dan telah melalui sidang pada 20 Juli hingga revisi terakhir 22 Agustus lalu. Alhamdulillah yah, tanggal 24 September nanti saya tinggal diwisuda saja : D Terima kasih buat teman-teman KBBC, semuanya, yang sudah berbaik hati membagi informasi kepada saya guna mencukupi data-data [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2011/09/IMG_8774.jpg"><img class="size-medium wp-image-40052 alignleft" title="IMG_8774" src="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2011/09/IMG_8774-200x300.jpg" alt="" width="200" height="300" /></a>Setelah sempat terlunta-lunta sampai satu tahun, akhirnya skripsi saya tentang KBBC rampung juga dan telah melalui sidang pada 20 Juli hingga revisi terakhir 22 Agustus lalu. Alhamdulillah yah, tanggal 24 September nanti saya tinggal diwisuda saja : D</p>
<p style="text-align: justify;">Terima kasih buat teman-teman KBBC, semuanya, yang sudah berbaik hati membagi informasi kepada saya guna mencukupi data-data di skripsi ini. Buat Om Payjo, Om Kombor, Om Andi, Om Zanu, juga Om Ari Juliano yang belum sempat saya bertemu beliau untuk kesempatan bertanya mengenai artikel “Sikap KBBC Atas Kasus Ibu Prita Mulyasari”, terma kasih semuanya. Beberapa artikel juga saya kutip sebagai data, seperti “Balap Liar di Citra Raya Tangerang Setiap Minggu Sore” milik Om Kombor dan “TMP Serpong, Mengapa Tak Ada Topi Bajanya?” milik seorang Om bernama Beatlesmuda. Saya akui, pengutipan tersebut belum sempat saya konfirmasikan kepada para penulisnya sebelum ini. Oleh karena itu, saya mohon maaf apabila baru <em>keingetan</em> sekarang, hehe …</p>
<p style="text-align: justify;">Selama proses skripsi ini (bimbingan, seminar, hingga sidang), saya juga belum bisa meningkatkan partisipasi lagi kepada KBBC. Insya Allah setelah urusan ini akhirnya selesai, saya ingin kembali hadir di kegiatan KBBC, terutama donor darah karena darah saya sepertinya sudah kotor <em>banget</em>. Mohon maaf sekali lagi apabila di dalam skripsi ini teman-teman KBBC menemukan ketidaksesuaian informasi. Tentunya kritik dan saran akan sangat membantu bagi saya pribadi yang menulisnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Skripsi ini berjudul “Komunitas Bloger Benteng Cisadane dan Penciptaan Ruang Publik di Masyarakat Tangerang.” Di dalamnya menjelaskan antara lain munculnya <em>blogerbenteng.com</em> yang menjadi wadah bagi ekspresi ke-Tangerang-an publiknya. Kemunculan <em>blogerbenteng.com </em>sebagai ruang publik tersebut saya temukan dari informasi wawancara langsung maupun via <em>e mail</em> dan kehadiran di beberapa kegiatan KBBC.</p>
<p style="text-align: justify;">Konsep ruang publik di dalam <em>blogerbenteng.com </em>ini diawali dengan berubahnya orientasi “nge-blog” para anggota KBBC. Awalnya sebagian besar hanya “nge-blog” sesuai kesukaan pribadinya. Namun, begitu masuk menjadi anggota KBBC, orientasi “nge-blog” pun berubah untuk Tangerang. Di dalam skripsi ini, saya melihat bahwa tujuan individual menjadi tujuan kelompok. Nah, di dalam kebiasaan serta tujuan “nge-blog” yang sudah berubah akibat bergabung di KBBC itulah masalah-masalah ke-Tangerang-an &#8211; yang cenderung lebih bersifat sebagai upaya-upaya demokratis &#8211; seperti mengritisi pemda serta pengusaha properti oleh artikel “Balap Liar di Citra Raya” milik Om Kombor, berangsur-angsur merumuskan konsep ruang publik. Ruang publik sendiri menurut telaah pustaka yang saya lakukan merupakan ruang (bukan fisik) di mana individu/kelompok masyarakat dapat menemukan pemahaman atas masalah bersama. Di dalam ruang publik, individu atau kelompok mendasari tindakannya pada kebebasan guna mewujudkan suasana kehidupan yang egaliter dan demokratis. Dalam analisa terakhir skripsi ini, saya menyebutkan pola serta fungsi-fungsi politis dari ruang publik yang tercipta di <em>blogerbenteng.com.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Mohon maaf lagi kalau seandainya belum sempat <em>share </em>banyak mengenai skripsi ini.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Terima kasih banyak</p>
<p style="text-align: justify;">Pamulang, 5 September 2011</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogerbenteng.com/2011/09/05/skripsi-kbbc/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

