<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KBBC (Komunitas Bloger Benteng Cisadane) &#187; Kota Tangerang</title>
	<atom:link href="http://blogerbenteng.com/category/tangerang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blogerbenteng.com</link>
	<description>Tangerang Raya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jan 2012 03:55:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Masih Ingat Pesan Guru &#8216;Menyebrang di Zebra Cross&#8217;?</title>
		<link>http://blogerbenteng.com/2012/01/15/masih-ingat-pesan-guru-menyebrang-di-zebra-cross/</link>
		<comments>http://blogerbenteng.com/2012/01/15/masih-ingat-pesan-guru-menyebrang-di-zebra-cross/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jan 2012 07:21:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beatlesmuda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jalan Raya & Angkutan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Tangerang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogerbenteng.com/?p=40860</guid>
		<description><![CDATA[Jumat di hari Ke-13 tahun 2012, saya masih menikmati libur panjang dari kantor. Tidak ada kegiatan khusus, saya memaksimalkan waktu dengan berolahraga di Lapangan Ahmad Yani, itu salah satu tempat ruang terbuka di Tangerang. Semacam alun-alun lah. Di sana saya sekadar menghabiskan waktu sore dengan berjogging. Sore itu jalanan sekitar Stadion Benteng agak macet, rupanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Jumat di hari Ke-13 tahun 2012, saya masih menikmati libur panjang dari kantor. Tidak ada kegiatan khusus, saya memaksimalkan waktu dengan berolahraga di Lapangan Ahmad Yani, itu salah satu tempat ruang terbuka di Tangerang. Semacam alun-alun lah. Di sana saya sekadar menghabiskan waktu sore dengan berjogging.</p>
<p style="text-align: justify;">Sore itu jalanan sekitar Stadion Benteng agak macet, rupanya ada pertandingan sepakbola, kalau tak salah yang bertanding Klub Persikota. Karena atribut banyak menggambarkan Persikota.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya saya agak mengeluhkan kemacetan itu, banyak parkir mobil sembarangan di ruas jalan. Ruas jalan di depan Stadion sebenarnya kecil, hanya muat 2 mobil. Kemacetan diperparah dengan adanya parkir liar di bahu jalan. Termasuk mobil truk kepolisian loh yang berparkir liar. Belum lagi aparat kepolisian lalu lintas yang mengatur jalan, justru menambah parah kemacetan. Karena si polisi berdiri dengan menambah sempit jalan. Ahh&#8230;. Apa memang itu prosedur? Ya sudahlah&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Hari semakin sore, saya pulang agak memutar lewat Batu Ceper. Karena saya memprediksi jika lewat depan Pasar Tanah Tinggi di Jalan By Pass, maka akan tersendat. Setiap sore banyak truk antre ingin masuk pasar. Sehingga 2 jajar bahu jalan terpakai. Belum lagi ada angkot carter yang terparkir membawa belanjaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Perjalanan saya pulang terhalau oleh gerombolan supporter. Mereka menyebrang di perempatan Jalan Lio Baru di depan SMP 5 Tangerang. Lampu rambu lalulintas sudah hijau, tapi mereka dengan santai menyebrang selayak mempunyai nyawa 10. Di sana tentu ada polisi, tapi mempersilahkan mereka menyebrang, dan juga menyuruh mobil dan motor jalan terus. Lah? Kalau saya yang mengendarai mobil, pasti akan tancap gas menabrak segerombolan supporter itu, lah tidak salah bukan? Itu lampu hijau, hak si mobil untuk jalan. Sayangnya saya naik motor, saya akan terjatuh kalau tabrak mereka. Bagaimana tindakan si polisi dengan membiarkan mereka menyebrang?</p>
<p style="text-align: justify;">Saya jadi teringat di masa SD. Saat itu saya dimarahi orangtua saat menyebrang jalan di luar garis trotoar. Memang sejak kecil saya dibiasakan (bukan diajari) untuk patuh terhadap rambu lalu lintas. Kata almarhum nenek saya di Surabaya, &#8220;patuh rambu lalu lintas bagian dari kaum beradab dan manusia cerdas&#8221;. Mengapa? Kaum manusia itu mempunyai akal dan pikiran untuk &#8216;melindungi&#8217; apa yang ia sayang. Termasuk tubuhnya, dan orang yang mereka sayangi. Tertib rambu lalu lintas itu, lanjut nenek saya, bukan semata-mata hormat sama negara. Tapi lebih dari itu menyelamatkan diri dari maut. Saya rasa itu benar.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi sayangnya, kebanyakan aparatur di Indonesia selalu tidak profesional. Mencampur adukkan belas kasih dengan aturan administrasi dan hukum yang berlaku. Kata &#8216;TINDAK JIKA MELAWAN HUKUM&#8217; hanya menjadi semboyan saja. Sama halnya seorang bocah menyatakan &#8216;cinta&#8217; ke lawan jenisnya, itu cinta monyet. Sama seperti di Indonesia, hukumnya HUKUM MONYET.</p>
<p style="text-align: justify;">Buktinya, mengapa banyak angkutan kota yang berhenti sembarangan di kawasan Perum Tangerang? Di terminal Cimone? Padahal terkadang ada polisi di dekatnya? Mengapa polisi tidak menindak?</p>
<p style="text-align: justify;">Saya justru berpikir, polisi itu apa takut dengan supir angkot? Supporter bola? Mengapa tak melarangnya untuk berhenti di sembarang tempat? Kalau tidak patuh, tindak dengan menahan angkotnya? SIM? STNK? Dan jika supporter itu tetap menyebrang, mengapa tidak di tindak dengan menghukumnya? Menjatuhkan hukuman tidak tertib lalu lintas? Yang salah katakan salah, dan benar katakan benar?</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk para sahabat saya, tertiblah berlalu lintas dan gunakan fasilitas lalu lintas. Menyebranglah di zebra cross dan jembatan penyebrangan. Ayolah, jadilah kalian manusia beradab&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogerbenteng.com/2012/01/15/masih-ingat-pesan-guru-menyebrang-di-zebra-cross/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tangerang City</title>
		<link>http://blogerbenteng.com/2011/11/23/tangerang-city/</link>
		<comments>http://blogerbenteng.com/2011/11/23/tangerang-city/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Nov 2011 07:57:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jayboana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fasilitas & Bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[tangerang city]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogerbenteng.com/?p=40433</guid>
		<description><![CDATA[Tangerang city bertempat di kota tangerang tak banyak orang tau mol baru ini karena memang masih baru pengerjaanya juga belum rampung seratus persen tapi sudah bisa dan layak untuk di kunjungi belum lama ini KBBC juga berkunjung untuk menjadikan tempat ini sebagai tempat kopdar di awal bulan november lalu disini laporanya. konon katanya ada yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="zem_slink" title="Tangerang" href="http://maps.google.com/maps?ll=-6.17830555556,106.631888889&amp;spn=0.1,0.1&amp;q=-6.17830555556,106.631888889 (Tangerang)&amp;t=h" rel="geolocation nofollow" target="_blank">Tangerang city</a> bertempat di kota tangerang tak banyak orang tau mol baru ini karena memang masih baru pengerjaanya juga belum rampung seratus persen tapi sudah bisa dan layak untuk di kunjungi belum lama ini KBBC juga berkunjung untuk menjadikan tempat ini sebagai tempat kopdar di awal bulan november lalu <a title="kopdar november" href="http://blogerbenteng.com/2011/11/13/kopdar-hitam-di-tangerang-city/">disini </a>laporanya.</p>
<p>konon katanya ada yang gak tau dimana lokasi tangerang city ini sebenarnya mudah menemukan tang city sebutan mol baru ini karena berdekatan dan tak jauh dari kampus raharja juga mol metropolis town squere, apalagi lokasinya yang di pinggir jalan memudahkan dan tampak jelas bacaanya, mol yang dulunya tanah kosong tak yang berawal dibangunya ruko-ruko disekitar yang sudah menjunjung tinggi lebih dulu ketimbang mol tangerang city ini.</p>
<div id="attachment_40434" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2011/11/tang-city-blkng.jpg"><img class="size-medium wp-image-40434" src="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2011/11/tang-city-blkng-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">pintu masuk belakang dari cikokol</p></div>
<ul>
<li>foto diambil dari arah samsat cikokol menuju halte yupentek cikokol.</li>
</ul>
<div>
<div id="attachment_40435" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2011/11/tangcity-dpan.jpg"><img class="size-medium wp-image-40435" src="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2011/11/tangcity-dpan-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">pintu masuk depan tang city</p></div>
</div>
<p>gosip dan kabar disekitar mol itu juga akan di bangun sebuah taman atau hutan kota tapi belum nampak kejelasanya karena ane liat lahanya juga masih kosong dan belum teratur dan belum jelas mau dibawa kemana. :.) . tapi entah lah beberapa bulan atau tahun lagi dari tulisan ini akan jadi apa, kita tunggu saja hasilnya sama-sama</p>
<div class="zemanta-pixie">Di dalam sedikit ane gambarkan keadaanya jika masuk dari arah depan langsung saja menuju baseman kalo bawa motor lokasinya udah pasti tau soalnya langsung ada penjaga parkir (pembatas) menuju lorong bawah tanah ikti saja jalanya karena gak ada lagi.</div>
<div class="zemanta-pixie">biasa kalo udah masuk disana beda loh sekarang udah pake model jempol buat ngambil karcisnya beda ama mol lippo karawaci yang masih menggunakan manual nunggu penjaga ngetik nomer kendaraan kita baru masuk.</div>
<div class="zemanta-pixie">parkiranya juga luas ada blok-bloknya memudahkan kita nyari motor yang di parkir kalo lupa ingetin aja di blok apa? (itu saran dari ane)</div>
<div class="zemanta-pixie">habis parkir juga jangan keder disana memang masih pake penunjuk arah dari triplek kalo gak salah dah <img src='http://blogerbenteng.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> , tulisanya masuk mol tanda panah&#8230;. &#8211;&gt;</div>
<div class="zemanta-pixie">kalo belajar pramuka kudu tau penunjuk arah kaya gitu lah gak kudu kale&#8230;#plakk</div>
<div class="zemanta-pixie">keadaan di mol ademmmm yaiyahalhhh <img src='http://blogerbenteng.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</div>
<div class="zemanta-pixie">lantai ada 1,2,3 eh iya kayanya sih tiga lantai bro iya ane gak sempet liat dan keliling soalnya mata ane cuma tertuju maju setiap ada tangga naik terus hihihihii.</div>
<div class="zemanta-pixie">lantai paling atas itu ada kfc kalo laper mampirnya kesitu aja ane aja pernah yaiyalah emang kopdarnya juga disitu <img src='http://blogerbenteng.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . pokonya udah gak nyasar dah kalo ke tangcity lagi yah setidaknya buat yang belum pernah bisa ada gambaran sedikit yah ko dikit ga apa-apa lah dari pada kagak <img src='http://blogerbenteng.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> .</div>
<div class="zemanta-pixie"><img class="zemanta-pixie-img" src="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=c008e9b7-baf5-4c01-a126-74a03acea886" alt="" /></div>
<div class="zemanta-pixie">salam</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogerbenteng.com/2011/11/23/tangerang-city/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tangerang Bus Rapid Transit, Mana?</title>
		<link>http://blogerbenteng.com/2011/11/13/tangerang-bus-rapid-transit-mana/</link>
		<comments>http://blogerbenteng.com/2011/11/13/tangerang-bus-rapid-transit-mana/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Nov 2011 10:11:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beatlesmuda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fasilitas & Bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Raya & Angkutan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogerbenteng.com/?p=40320</guid>
		<description><![CDATA[Lintasan bus (BusWay) seperti TransJakarta sejak Juni lalu sudah terdengar di telinga masyarakat akan di bangun di Tangerang. Apa kabar? Padahal sejak itu, BusWay sudah tampak di ruas jalan dari Kalideres, Jakarta Barat di sepanjang jalan Daan Mogot. Warna perlintasan itu dicat merah, tapi tidak dipasang blok pemisah antara jalur kendaraan pribadi dengan bus. Jaringan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p lang="en" align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span style="font-size: medium;"><a href="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2011/11/249942_10150208376511589_702361588_7375405_2965670_n.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-40324" title="249942_10150208376511589_702361588_7375405_2965670_n" src="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2011/11/249942_10150208376511589_702361588_7375405_2965670_n-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Lintasan bus (BusWay) seperti TransJakarta sejak Juni lalu sudah terdengar di telinga masyarakat akan di bangun di Tangerang. </span></span></p>
<p lang="en" align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span style="font-size: medium;">Apa kabar? Padahal sejak itu, BusWay sudah tampak di ruas jalan dari Kalideres, Jakarta Barat di sepanjang jalan Daan Mogot. Warna perlintasan itu dicat merah, tapi tidak dipasang blok pemisah antara jalur kendaraan pribadi dengan bus.</span></span></p>
<p lang="en" align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span style="font-size: medium;">Jaringan Bus Rapid Transit (BRT) tersebut sudah menjadi proyek Pemprov Banten. Rute yang disiapkan dari koridor III Transjakarta di Kalideres, Batu Ceper, dan mermuara di terminal Poris Plawad. Jika memang benar proyek ini berjalan, puluhan ribu warga Tangerang yang bekerja di Jakarta akan angkat topi. Selama ini mereka lebih suka mengandalkan kendaraan pribadi, terutama motor. </span></span></p>
<p lang="en" align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span style="font-size: medium;">Namun sayangnya sampai saat ini proyek itu hanya isapan jempol saja. Buktinya hingga saat ini tidak nyata. Padahal Pemkot Tangerang pernah pede proyek itu akan berjalan mulai Juli 2011. Mengapa belum jalan? Sampai saat ini 25 unit bus sekelas TransJakarta yang dijanjikan Kementerian Perhubungan belum diberikan.</span></span></p>
<p lang="en" align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span style="font-size: medium;">Padahal di Terminal Poris Plawad saja sudah tersedia halte khusus untuk menunggu Bus TransTangerang-Jakarta. Warnanya sama, merah berpadu orange.</span></span></p>
<p lang="en" align="JUSTIFY"><strong><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span style="font-size: medium;">Bergaya Hidup Hijau</span></span></strong></p>
<p lang="en" align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span style="font-size: medium;">Bergaya pola hidup modern namun berkarakter lingkungan tentu bisa terjadi jika BRT benar-benar masuk Tangerang. Bagaimana tidak, tidak kurang dari sejuta motor akan terparkir di rumah. Warga Tangerang lebih memilih menaiki BRT ke kantornya di Jakarta. Sebab akan lebih hemat. </span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span style="font-size: medium;">Analoginya, dari Terminal Poris Plawad membayar Rp 3.500. Hanya cukup membayar sekali untuk sampai tempat tujuan. Dan tentu tidak macet. Udara di Tangerang pun akan lebih sejuk. </span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogerbenteng.com/2011/11/13/tangerang-bus-rapid-transit-mana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perayaan Pecun 2011 Guna Mempererat Persaudaraan</title>
		<link>http://blogerbenteng.com/2011/06/06/perayaan-pecun-2011-guna-mempererat-persaudaraan/</link>
		<comments>http://blogerbenteng.com/2011/06/06/perayaan-pecun-2011-guna-mempererat-persaudaraan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Jun 2011 18:34:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sapadede</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[barongsai]]></category>
		<category><![CDATA[cina]]></category>
		<category><![CDATA[pecun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogerbenteng.com/?p=39590</guid>
		<description><![CDATA[KBBC-Perayaan pecun yang menjadi tradisi warga Tionghoa Kota Tangerang dihiasi dengan berbagai kegiatan, dengan acara puncak memandikan perahu pecun yang dilakukan di Pendopo Empek Pecun, Jl. Imam Bonjol, Karawaci, Kota Tangerang, malam ini. Minggu,(5/06/2011). Acara ini menampilkan atraksi dari 11 perkumpulan liongsai serta 22 barongsai di pelataran Pendopo Empek Pecun,  acara tersebut bukan hanya melestarikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>KBBC</strong>-Perayaan pecun yang menjadi tradisi warga Tionghoa Kota Tangerang dihiasi dengan berbagai kegiatan, dengan acara puncak memandikan perahu pecun yang dilakukan di Pendopo Empek Pecun, Jl. Imam Bonjol, Karawaci, Kota Tangerang, malam ini. Minggu,(5/06/2011).</p>
<p style="text-align: justify;">Acara ini menampilkan atraksi dari 11 perkumpulan liongsai serta 22 barongsai di pelataran Pendopo Empek Pecun,  acara tersebut bukan hanya melestarikan tradisi serta budaya, disamping itu guna mempererat persaudaraan antar manusia. &#8220;ritual serta perayaan pecun ini bukan hanya untuk melastarikan tradisi, tapi juga untuk mempererat persaudaraan umat Tionghoa di sekitar Tangerang serta dengan masyarakat luar Tionghoa,&#8221; kata Alay, panitia penyelenggara pecun.</p>
<p style="text-align: justify;">Pembawa acara (MC) perayaan pecun mengatakan, nantinya pukul 12 malam akan ada acara puncak yakni pemandian perahu pecun.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Ceng Liam penjaga Pendopo Empek Pecun, Peringatan pecun juga sebagai momen yang tepat untuk mendekatkan diri kepada yang maha kuasa, dengan berdo&#8217;a, &#8220;perayaan pecun bearti juga mengingat Khut Guan dulunya pejabat negeri cho dinasti, orang yang bijaksana, jadi baiknya disini untuk memanjatkan do&#8217;a kepada yang kuasa, meminta keberkahan serta kesehatan.&#8221; jelas Ceng Liam.</p>
<p style="text-align: justify;">Peringatan pecun kali ini dihadiri banyak pengunjung, menurut kesaksian KBBC di lapangan, bukan hanya dari kalangan umat Tionghoa, tetapi juga hadir masyarakat lintas agama, salah salatunya Diah rahmaningrum (20), mahasiswi jurusan Ilmu Hubungan Internasional ini mengaku sengaja datang untuk menyaksikan pertunjukan pecun di Kota Tangerang.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Saya penasaran dengan ritual serta acara pecun, selama ini saya hanya mendengar kabarnya saja, makanya sekarang saya ingin sekali menyaksika langsung,&#8221; ucapnya saat di temui KBBC malam ini (5/6/2011).</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya acara tersebut dapat mengenalkan serta memberi bukti kepada pemerintah bahwa umat Tionghoa yang jumlahnya minoritas di Tangerang ini memiliki potensi tinggi untuk meningkatkan budaya serta sektor wisata di kota tangerang, &#8220;sungguh menarik, dan ini sungguh asset wisata yang besar, kita jangan membedakan latar belakang ras, serta agama lah, terpenting hidup rukun walau berbeda (agama),&#8221; tutupnya. <strong>(Rep. Dede / Ed. Ros)</strong></p>
<div id="attachment_39592" class="wp-caption aligncenter" style="width: 431px"><a href="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2011/06/dede1.jpg"><img class="size-full wp-image-39592 " src="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2011/06/dede1.jpg" alt="pertunjukan barongsai serta aktifitas di pendopo epek pecun (foto:dede)" width="421" height="421" /></a><p class="wp-caption-text">Pertunjukan barongsai serta aktifitas di pendopo Empek Pecun (foto: dede)</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogerbenteng.com/2011/06/06/perayaan-pecun-2011-guna-mempererat-persaudaraan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terowongan Pondok bahar di Tutup selama 2 Minggu, Akses Jalan di Alihkan</title>
		<link>http://blogerbenteng.com/2011/04/24/terowongan-pondok-bahar-di-tutup-selama-2-minggu-akses-jalan-di-alihkan/</link>
		<comments>http://blogerbenteng.com/2011/04/24/terowongan-pondok-bahar-di-tutup-selama-2-minggu-akses-jalan-di-alihkan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Apr 2011 10:21:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sapadede</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fasilitas & Bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Raya & Angkutan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Tangerang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogerbenteng.com/?p=39346</guid>
		<description><![CDATA[KOTA TANGERANG- Bentengers jika anda pengguna jalan dari arah gondrong &#8211; kali deres  yang menuju Ciledug atau arah sebaliknya harap perhatikan petunjuk jalan peralihan yang di pasang petugas DISHUB,  lantaran terowongan pondok bahar  yang biasa anda lewati kini sedang dalam pembangunan tambahan. Minggu (24/4) Proyek penambahan ruas jalan tol dari Jakarta menuju Tangerang dan arah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><img src="/Users/Base811/AppData/Local/Temp/moz-screenshot.png" alt="" /><strong> </strong><strong>KOTA TANGERANG- Bentengers jika anda pengguna jalan dari arah gondrong &#8211; kali deres  yang menuju Ciledug atau arah sebaliknya harap perhatikan petunjuk jalan peralihan yang di pasang petugas DISHUB,  lantaran terowongan pondok bahar  yang biasa anda lewati kini sedang dalam pembangunan tambahan. Minggu (24/4)</strong></p>
<p>Proyek penambahan ruas jalan tol dari Jakarta menuju Tangerang dan arah sebaliknya mengakibatkan penambahan pondasi baru untuk terowongan terowongan yang ada di bawahnya, salah satunya terowongan yang terletak di Kelurahan pondok bahar Kecamatan karang tengah Kota Tangerang.</p>
<p>Berdasarkan <em>planning</em> proyek  jasamarga dan dinas perhubungan, penutupan terowongan pondok bahar ini selama 2 pekan, terhitung sejak tanggal 19 April sampai 3 Mei 2011 mendatang.</p>
<p>Penutupan terowongan tersebut membuat beberapa pengendara merasa terganggu salah satunya Madih (39), warga ciledug yang setiap hari melewati terowongan “<em>lumayan muter jauh, kalau malam agak serem juga, karena terowongan ditutup dan jalan peralihan ini samping kanannya sawah, jauh dari pemukiman warga yah harus hati-hati juga lah</em>” tuturnya kepada KBBC  kemarin (23/4).</p>
<p>“ <em>Jalan peralihannya kecil Cuma muat 1 mobil sedangkan angkot C15 lewat sini juga, yah macet dah</em>,” ucap seorang wanita yang enggan menyebutkan namanya.</p>
<p>Namun uniknya jika sore hari banyak  warga sekitar yang menjadikan moment ini sebuah tontonan, mereka menyaksikan pembangunan  ruas jalan tol dan penambahan pondasi terowongan dari<em> fly ove</em>r dan bukit kecil di sisi jalan tol.</p>
<p>“<em>yah karena jarang sekali liat pembangunan jalan tol, biasanya kan paling liatnya mobil mobil macet, tapi kali ini justru pembangunan jalan , dan anak saya suka liat mobil gelebeg(alat berat)</em>,” ujar muna, salah seorang warga sekitar. <strong>[ded]</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogerbenteng.com/2011/04/24/terowongan-pondok-bahar-di-tutup-selama-2-minggu-akses-jalan-di-alihkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tangerang Di Wikipedia English</title>
		<link>http://blogerbenteng.com/2011/04/01/tangerang-di-wikipedia-english/</link>
		<comments>http://blogerbenteng.com/2011/04/01/tangerang-di-wikipedia-english/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Apr 2011 07:31:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amintea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kota Tangerang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogerbenteng.com/?p=39277</guid>
		<description><![CDATA[Sudah jarang sekali saya berkunjung ke KBBC ini, bukan karana sibuk atau apa. Tetapi karena ada satu penyakit yang kadang datang tiba-tiba yaitu &#8220;SIMALAS&#8221;. Saat berkunjung ke KBBC ternyata tampilannya dah berubah dan menurut saya -yang tidak jago web design- blog ini sekarang terlihat bagus dan lebih berwarna. Waktu saya melihat Top Author saya jadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah jarang sekali saya berkunjung ke KBBC ini, bukan karana sibuk atau apa. Tetapi karena ada satu penyakit yang kadang datang tiba-tiba yaitu &#8220;SIMALAS&#8221;.</p>
<p>Saat berkunjung ke KBBC ternyata tampilannya dah berubah dan menurut saya -yang tidak jago web design- blog ini sekarang terlihat bagus dan lebih berwarna.</p>
<p>Waktu saya melihat Top Author saya jadi tertantang sama Kang Kombor, akhirnya saya berniat untuk posting. tapi saya bingung mau memposting apa? akhirnya saya tulis di Address Bar Mozila :  <strong>Tangerang, </strong> saya langsung di arahkan ke <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Tangerang" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Tangerang </a>dan yang membuat saya tertarik adalah ada image-image yang terkesan unik dan menampilkan Kota Tangerang dimasa lalu. Berikut adalah image yang saya temui di halaman wikipedia tersebut.<br />
<img class="alignnone" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/e/eb/COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Brug_en_sluis_in_de_Tjisadane_%28Cisadane%29_bij_Tangerang_ten_westen_van_Batavia_TMnr_60001131.jpg" alt="" width="447" height="253" /><br />
Pintu Air Cisadane, tahun 1915-1925</p>
<p><img class="alignnone" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/b/be/COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Sluis_in_de_Tjisand%C3%A9_bij_Tangerang_West_Java_TMnr_10007874.jpg" alt="" width="453" height="312" /><br />
Kali Cisadane dilihat dari atas, tahun 1920-1922</p>
<p><img class="alignnone" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/0/04/COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Auto_met_lekke_band_onderweg_naar_Tangerang_West-Java._TMnr_60007624.jpg" alt="" width="453" height="327" /><br />
Mobil dalam perjalanan ke Tangerang, Jawa Barat, tahun 1920-1922<br />
<img class="alignnone" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/d/d7/COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Mensen_aan_het_werk_op_bamboe-onderneming_Petitjean_te_Tangerang_West-Java_TMnr_10011472.jpg" alt="" width="461" height="369" /><br />
Orang-orang yang bekerja di perusahaan Petitjean bambu Tangerang, tahun 1472</p>
<p>Saya sangat tertarik melihat mobil tua pada gambar diatas, kalau dilihat pada waktu itu sepertinya Kota Tangerang masih terlihat rindang, teduh. Tapi sekarang sejak saya bekerja dan tinggal di Kota Tangerang, saya merasa Kota Tangerang ini panas.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogerbenteng.com/2011/04/01/tangerang-di-wikipedia-english/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ADIPURA Kota Tangerang</title>
		<link>http://blogerbenteng.com/2011/02/22/adipura-kota-tangerang/</link>
		<comments>http://blogerbenteng.com/2011/02/22/adipura-kota-tangerang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Feb 2011 11:00:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agush_ckp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kota Tangerang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogerbenteng.com/?p=38910</guid>
		<description><![CDATA[Apabila lewat Jl. Kisamaun yang menuju ke RS Usada Insani terdapat bundaran yang belum lama ini di buat sebagai tugu ADIPURA kota tangerang. Dalam beritanya harian Nasional Pelita tanggal 09 Jun 2010 Walikota Tangerang Drs H Wahidin Halim menerima penghargaan bergengsi untuk kebersihan, penghijauan dan keindahan lingkungan yaitu Piala Adipura dari Presiden RI Susilo Bambang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apabila lewat Jl. Kisamaun yang menuju ke RS Usada Insani terdapat bundaran yang belum lama ini di buat sebagai tugu ADIPURA kota tangerang.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="www.kangagush.blogspot.com"><img class="size-full wp-image-38911 aligncenter" src="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2011/02/Tugu-Adipura.jpg" alt="" width="230" height="197" /></a></p>
<p>Dalam beritanya harian Nasional Pelita tanggal 09 Jun 2010 Walikota Tangerang Drs H Wahidin Halim menerima penghargaan bergengsi untuk kebersihan, penghijauan dan keindahan lingkungan yaitu Piala Adipura dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sesampainya di Kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Walikota mendapat sambutan dari masyarakat yang sudah lama menunggunya. Selasa (8/6).</p>
<p>Piala Adipura yang beberapa tahun diperjuangkan berhasil didapatkan Walikota Tangerang kemudian diserahkan kepada Wakil Walikota Tangerang H Arief R Wismansyah. Setelah Jtu Walikota melepas Wakil Walikota H Arief R Wismansyah yang membawa Piala Adipura dan Sekda Kota Ta-ngerang Drs HM Harry Mulya Zein dengan diiringi 250 kendaraan berkeliling Kota Tangerang. Di sepanjang jalan. mendapat sambutan dari masyarakat. Sebelum penyerahan piala Adipura. seusai sholat Dhuhur Wakil Walikota Tangerang. H Arief R Wismansyah dan §ekda Kota Tangerang Drs HM Harry Mulya Zein bersama ratusan pegawai clan pejabat di lingkungan Pemkot Tangerang dan ulama serta anggota masyarakat sujud syukur keberhasilan Kota Tangeiang meraih Piala Adipura.</p>
<p>Wakil Walikota Arief dalam sambutannya mengatakan bahwa kita merasa gembira dan bahagia dan bersyukur kepada Allah, pada akhirnya Kola Tangerang berhasil me-raih Adipura. Dan ini menunjukkan Kota Tangerang tidak kotor lagi. Keberhasilan ini merupakan perjuangan dan kerja keras kita bersama. Pemerintah Kota Tangerang bersama semua unsur masyarakat da-lam menciptakan kebersihan, penghijauan dan keindahan lingkungan Kota Tangerang.</p>
<p>Semoga sukses selalu dan menjadi contoh untuk kabupaten di wilayah propinsi Banten.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogerbenteng.com/2011/02/22/adipura-kota-tangerang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pot Bunga Di Trotoar Jalan Merdeka Tangerang</title>
		<link>http://blogerbenteng.com/2011/02/22/pot-bunga-di-trotoar-jalan-merdeka-tangerang/</link>
		<comments>http://blogerbenteng.com/2011/02/22/pot-bunga-di-trotoar-jalan-merdeka-tangerang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Feb 2011 07:05:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kombor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jalan Raya & Angkutan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Tangerang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogerbenteng.com/?p=38907</guid>
		<description><![CDATA[Pada hari Senin (15 Februari 2011) saya berjalan di trotoar Jalan Merdeka Tangerang mulai dari dealer Sepeda Motor Bajaj sampai Plaza Merdeka Mas. Jujur saja, trotoar di sana kurang bersahabat untuk berjalan kaki. Kadang-kadang saya harus turun ke badan jalan karena ada halangan di trotoar. Tidak jauh dari Bengkel Yamaha terdapat toko mur dan baut. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada hari Senin (15 Februari 2011) saya berjalan di trotoar Jalan Merdeka Tangerang mulai dari dealer Sepeda Motor Bajaj sampai Plaza Merdeka Mas. Jujur saja, trotoar di sana kurang bersahabat untuk berjalan kaki. Kadang-kadang saya harus turun ke badan jalan karena ada halangan di trotoar.</p>
<p>Tidak jauh dari Bengkel Yamaha terdapat toko mur dan baut. Di depan toko mur dan baut ini trotoarnya dipergunakan untuk parkir sepeda motor. Bahkan, ada pula sepeda motor yang parkir di badan jalan. Saya harus turun dari trotoar ke badan jalan untuk menuju Plaza Merdeka Mas.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 522px"><img class=" " src="http://1.bp.blogspot.com/-ltoP8HkA8Wc/TWNYONH_xeI/AAAAAAAAEAM/1N9Htpdps7M/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FSU1HMDEwNjMtMjAxMTAyMTQtMTUxOC5qcGc%253D%253F%253D-779767" alt="pot bunga bugenvile di trotoar mengganggu pejalan kaki" width="512" height="384" /><p class="wp-caption-text">Pot bunga di trotoar depan Plaza Merdeka Mas</p></div>
<p>Nah, di depan Plaza Merdeka Mas ada halangan lagi. Di trotoar di depan Plaza Merdeka Mas terdapat beberapa pot tanaman. Pot tanaman tersebut tentu saja mengurangi luasan trotoar sehingga membuat pejalan kaki tidak nyaman. Ada sebuah pot bunga bugenvile yang sangat mengganggu karena membuat pejalan kaki terpaksa harus turun ke badan jalan. Saya menyertakan foto pot bunga bugenvile itu pada kiriman ini.</p>
<p>Mudah-mudahan pihak Pemkot Tangerang dapat menata trotoar di sepanjang Jalan Merdeka karena pejalan kaki pun berhak untuk mendapatkan kenyamanan untuk berjalan di trotoar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogerbenteng.com/2011/02/22/pot-bunga-di-trotoar-jalan-merdeka-tangerang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akulah Stadion Benteng, Aku Dibanggakan Tapi Aku Terabaikan</title>
		<link>http://blogerbenteng.com/2011/02/13/akulah-stadion-benteng/</link>
		<comments>http://blogerbenteng.com/2011/02/13/akulah-stadion-benteng/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Feb 2011 19:49:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bgenk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fasilitas & Bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogerbenteng.com/?p=38801</guid>
		<description><![CDATA[Inilah aku dengan segala kisah. Sebelumnya perkenalkan, namaku Stadion Benteng. Memiliki luas 44.000 meter persegi. Aku terletak di Jalan Taman Makam Pahlawan Taruna Kota Tangerang. Aku adalah stadion kebanggaan di kota 1001 Industri tersebut. Benar, akulah saksi bisu pemilik rahasia besar atas perkembangan sepak bola di sana. Bersama denyut keruh sungai Cisadane, aku gagah merekam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Inilah aku dengan segala kisah. Sebelumnya perkenalkan, namaku Stadion Benteng. Memiliki luas 44.000 meter persegi. Aku terletak di Jalan Taman Makam Pahlawan Taruna Kota Tangerang. Aku adalah stadion kebanggaan di kota 1001 Industri tersebut. Benar, akulah saksi bisu pemilik rahasia besar atas perkembangan sepak bola di sana. Bersama denyut keruh sungai Cisadane, aku gagah merekam setiap degup gembira insan bermain bola. Aku bangga saat ribuan bahkan belasan ribu orang memadati setiap sudut tribunku.</p>
<p>Tapi kau tahu kawan? Di balik kegagahan tersebut aku bersedih. Bayangkan, jika ada pertandingan besar aku selalu saja dirusak oleh para supporter yang enggan membeli tiket. Mungkin, buang sampah dan kencing sembarangan masih bisa ditolerir karena aku pun mengerti bahwa banyak fasilitas publik terbengkalai. Tapi aku sedih jika para penonton merusak setiap pintu masuk, mencorat-coret tembok dan mengobrak-abrik habis-habisan jika kerusuhan terjadi</p>
<p>Dan kau tahu kawan? Di balik kegagahan tersebut aku malu. Bayangkan, tak sedikit anak-anak berkata &#8220;<em>wuidih, dalem amat nih lumpurnya</em>,&#8221; tatkala mereka menginjak rumput di dalam kotak pinalti sesaat setelah pertandingan yang dibarengi hujan selesai. Tak sedikit pula orang-orang berkata bahwa aku teramat jelek. Bahkan banyak jurnalis menilaiku D minus. Terlebih untuk sistem drainase dan peneranganku.</p>
<p>Terkadang, iri hati menggerayang ketika melihat megahnya gedung-gedung anggota dewan dan pemerintahan di sana. Megahnya tata ruang kota di &#8216;<strong>TangCity</strong>&#8216;. Megahnya bangunan-bangunan kesombongan seperti gerbang baru yang ada di Tigaraksa sana.</p>
<p>Terkadang iri hati menggerayangi pula ketika mendengar kabar dari kota-kota nan jauh di sana, yang jauh dari atribut &#8216;<strong>Kota Penyangga Ibukota</strong>&#8216;, Kota tersebut memiliki stadion bertaraf Internasional. Sebut saja Stadion Maguwohardjo di Sleman. Sebut saja Stadion Si Jalak Harupat di Soreang. Sebut saja Gelora Palaran dan Segiri di Samarinda. Mereka adalah stadion yang mampu membuat permainan sepak bola menjadi cantik meskipun hujan mendera.</p>
<p>Aku tahu aku memang tak se-strategis TangCity, gedung pemerintahan ataupun bangunan megah seperti gerbang di Tigaraksa sana. Aku pun sadar jika dana APBD tak sepantasnya digunakan untuk merombak habis-habisan diriku. Karena aku tahu, masih banyak fasilitas publik yang teramat buruk rupa di berbagai pelosok Kecamatan sana.</p>
<p>Tapi yang jelas, dana APBD pun tak selayaknya digunakan untuk membiayai operasional Persita dan Persikota. Ya, karena Persita dan Persikota adalah sebuah badan yang sudah seharusnya mandiri sesuai dengan fungsi dan tujuannya. Berbeda denganku yang hanyalah sebuah fasilitas publik yang terabaikan. Tapi di sisi lain, aku mampu menggerakan laju rupiah bermilyaran, memberi harapan kepada sebagian rakyat jelata bahkan terkadang gembel yang terbata-bata.</p>
<p>Satu pesan terakhir dariku, sebuah pesan sinting untuk sebagian orang disana. Janganlah sewenang-wenang dan arogan dalam mendesain sebuah bangunan publik. Buatlah banyak lapangan sepakbola yang layak di pelosok kecamatan sana. Hentikanlah penggusuran ruang publik untuk komersialisasi sebagian orang. Niscaya jika itu dilakukan, Tangerang bahkan ibu pertiwi akan lebih berprestasi.</p>
<p>Notes :</p>
<p><em>Tulisan ini di dedikasikan khusus untuk kerisauan si <a href="http://bgenkblog.blogspot.com" target="_blank">Bgenk </a>(Seorang pribumi asli Tangerang yang sotoy, kurus tapi mirip Justin Bieber) saat menyaksikan kemegahan stadion Benteng baik secara langsung atau pun melalui layar kaca yang terlihat amat buruk rupa Stadion tersebut. Harapan si Bgenk sama seperti harapan-harapan Masyarakat pecinta sepak bola lainnya di Tangerang, agar Pemda tercinta lebih memperhatikan fasilitas olahraga khususnya stadion Benteng, ketimbang memperhatikan klub-klub sepak bola dengan memberikan bantuan dana APBD agar klub tersebut bisa memberi citra baik yang ujungnya hanya dijadikan politik pencitraan. </em></p>
<p><em>Stop politik pencitraan dan <a href="http://www.facebook.com/pages/Turunkan-Nurdin-Khalid/141631985892133?ref=ts&amp;v=wall" target="_blank">Turunkan Nurdin Khalid</a>&#8230;.!!!!!</em></p>
<p><em>Satu pesan dari si Bgenk, khusus buat Laskar Benteng Viola, Benteng Mania dan Suporter Tangerang Wolves FC agar selalu membeli tiket. Karena hanya tiketlah yang dapat membantu berjalannya sebuah klub sepak bola di tengah stigma negatif para pengusaha Indonesia yang masih memandang sebelah mata bahwa sepak bola Indonesia tidak menguntungkan. So, jangan bersedih jika mereka lebih memilih berinvestasi di dunia politik ketimbang di dunia sepak bola Indonesia yang terkenal akan fanatisme suporternya di Asia.</em></p>
<p><em>Jangan lupa, jagalah kedamaian. Stop tawuran antar supporter. Sepak bola bukan ajang gagah-gagahan badan. Kalau mau gagah-gagahan badan, mending ke <a href="http://vivapalestina-id.org/" target="_blank">Palestina</a> saja.</em></p>
<p><em>Sekian, sori kalau kepanjangan. Pisssss Coy&#8230;..</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogerbenteng.com/2011/02/13/akulah-stadion-benteng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>HUT Kota Tangerang &#8221; ERA DIGITAL&#8221;</title>
		<link>http://blogerbenteng.com/2011/02/11/hut-kota-tangerang-era-digital/</link>
		<comments>http://blogerbenteng.com/2011/02/11/hut-kota-tangerang-era-digital/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Feb 2011 06:50:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agush_ckp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kota Tangerang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogerbenteng.com/?p=38792</guid>
		<description><![CDATA[Dihari ulang tahun Kota Tangerang ini banyak sekali kegiatan mulai di tingkat kelurahan sampai kecamatan. Namun di era digital ini HUT 18 tanggal 28 Februari di Cipondoh tahun 2011 Kota tangerang yang dipimpin oleh Bapak Wahidin Halim banyak sekali kegiatan dan aktifitas yang dilakukan sampai Kota Tangerang mendapatkan hadiah lingkungan Hidup (Adipura). Kantor Kelurahan dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dihari ulang tahun Kota Tangerang ini banyak sekali kegiatan mulai di tingkat kelurahan sampai kecamatan. Namun di era digital ini HUT 18 tanggal 28 Februari di Cipondoh tahun 2011 Kota tangerang yang dipimpin oleh Bapak Wahidin Halim banyak sekali kegiatan dan aktifitas yang dilakukan sampai Kota Tangerang mendapatkan hadiah lingkungan Hidup (Adipura).</p>
<p>Kantor Kelurahan dan Kecamatan yang di resmikan 3 Kecamatan dan 27 Kelurahan oleh Menteri Dalam Negri  RI  dan program  Single NIK dalam hal kependudukan online secara tidak dikenakan biaya (gratis) baik KTP, KK, Akte Kelahiran . Terdapat 104 dan Kelurahan  13 Kecamatan  yang ketua Panitia IR. Moh.Rahmansyahlah</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2011/02/HUT-Kota-Tangerang.jpg"><img class="size-full wp-image-38793 aligncenter" src="http://blogerbenteng.com/wp-content/uploads/2011/02/HUT-Kota-Tangerang.jpg" alt="" width="130" height="97" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogerbenteng.com/2011/02/11/hut-kota-tangerang-era-digital/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

