JPO Dan Kemacetan
June 7, 2010
Seperti yang telah kita ketahui bersama, sepanjang jalan Serpong – Kota Tangerang kini sedang dibangun banyak sekali jembatan Penyeberangan Orang atau disingkat JPO. Ini karena ramainya kendaraan yang setiap hari melewati jalan ini.
Ditambah jalan Serpong – Kota Tangerang menjadi sentra industri. Banyak tempat hiburan, pusat perbelanjaan sampai dengan pabrik industri berdiri. Efeknya banyak penyeberang jalan mondar-mandir sembarangan. Selama ini hanya ada 3 JPO untuk penyebrang jalan.
Guna mengatasi kurangnya jumlah JPO, maka dibangunlah JPO baru di beberapa titik.
JPO baru yang sudah jadi dan digunakan adalah
- JPO di depan Mall WTC Matahari Serpong
- JPO di depan PT. Pratama
Sementara yang sedang dalam proses pengerjaan adalah
- JPO di depan RS. As Shobirin
- JPO di bundaran Alam Sutera
- JPO di lampu merah Gading Serpong
- JPO di depan Batalyon Kavaleri 09 Serbu (Kobra)
Ternyata kehadiran JPO menambah seperti koin bersisi dua. Di satu sisi JPO memberikan fasilitas bagi penyeberang jalan untuk bisa menyeberangi jalan dengan rasa aman dan nyaman. Tapi di satu sisi kemunculan JPO malah dimanfaatkan oleh para sopir-sopir angkot menarik penumpang.
Lihat saja JPO di depan PT. Pratama. Setiap jam masuk atau pulang karyawan, terjadi kemacetan parah di sini. Hal yang sama juga terjadi di JPO WTC Serpong
Ada baiknya ditempatkan polisi atau petugas lalu lintas di sana dan menindak tegas para sopir angkot yang menunggu penumpang demi kelancaran dan kenyamanan pengguna jalan.
Jajan Kebab Yuk
June 2, 2010
Pernah dengan Kebab atau justru pernah makan Kebab? Kalau saya sih relatif sering. Ternyata kalau iseng – iseng menjelajahi perut dari mbah gugel. Kebab itu artinya berbagai hidangan daging panggang/bakar yang ditusuk memakai tusukan atau tusukan besi. Dari definisi itu, kebab itu sebenarnya ya dagingnya itu yang proses pengolahannya dibakar atau dipanggang dengan memakai tusukan atau tusukan besi.
Tapi yang sering dilihat kebab ya seperti yang sekarang ini, mirip dengan burger, tapi dengan cara dan jenis yang agak beda, tapi ya tetap saja jadi makanan cepat saji yang cukup populer di Indonesia. Saya sendiri belum pernah merasakan kebab yang asli rasanya bagaimana, karena kebab yang disinikan sudah di buat dalam versi rasa lidah orang – orang Indonesia.
Kalau di Tangerang, saya suka makan kebab di dua tempat dan dua – duanya terletak di Jl, Raden Saleh Raya Kota Tangerang. Yang satu letaknya di Alfa Midi dekat kantor kelurahan Karang Tengah dan yang satu lagi persis di depan RS Bhakti Asih. Saya nggak akan sebut merknya karena takut dikira promo. Tapi sungguh lezat dan bikin ketagihan. Sementara kalau di kota Tangerang Selatan, sampai saat ini saya cuma nemu di dekat shelterbus Trans BSD, dia dekat dengan RS Bunda Delima.
Ketiga Kebab yang saya sebutkan itu punya cita rasa yang berbeda – beda dan cara pengolahan yang beda pula tapi yang jelas ketiganya yummy dan pasti meleleh di lidah. Soal harga, bervariasi dari yang paling murah Rp. 6000 hingga Rp. 11.000
Nah tunggu apa lagi?
Foto diambil dari sini
Menjadi Penglaju di Tangerang Selatan
April 16, 2010
Tinggal di seputaran Tangerang Selatan, khususnya kawasan di sekitar Serpong – Bintaro sunggh merupakan kenyamanan tersendiri. Betapa tidak beragam fasilitas transportasi umum yang relatif nyaman bagi para penglaju dari kawasan Tangerang Selatan menuju Jakarta.
Meski memang, sarana transportasi ini belum terintegrasi secara penuh dengan moda transportasi dalam kota Tangerang Selatan maupun Jakarta, namun hal ini cukup membantu anda yang penat dengan kemacetan yang membara dalam perjalanan dari Tangerang Selatan ke arah Jakarta.
Kopdar KBBC Januari 2010
January 27, 2010

Menyambut tahun 2010, KBBC kembali mengadakan kopdar rutin bulanan. Untuk bulan Januari 2010 kopdar akan dihelat di Taman Kota. Kopdar ini seperti biasa terbuka untuk bloger Tangerang baik yang sudah bergabung dengan KBBC atau belum.
KOPDAR KBBC JANUARI 2010
Taman Kota 1 BSD City
31 Januari 2010
Pukul 09:30 – selesai
CP
Payjo : 08999 1027 66
Kang Kombor : 0815 11711 204
Oom Antown : 0856 19787 18
Peta lokasi kopdar bisa dilihat di sini
Jembatan Penyeberangan Orang di WTC dan Permasalahannya
January 21, 2010
Jika Anda pernah ke mall WTC Serpong, Kota Tangerang Selatan, maka disana Anda akan menjumpai Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang baru saja selesai dibangun sekitar akhir tahun 2009 kemarin.

Suasana jembatan saat masih dalam tahap pembangunan. Pengambilan gambar diambil pada tanggal 14 Juli 2009. Foto: Koleksi Pribadi
Jembatan tersebut mempunyai beberapa fungsi. Selain memberikan jaminan keamanan bagi orang yang hendak menyeberang, juga berfungi sebagai alat pemasukan untuk pemerintah daerah. Betapa tidak, reklame Djarum Super dan A Mild yang terpampang cukup besar itu telah memakan badan jembatan penuh. Anda tahu berapa ratus juta untuk space sebesar itu?
Masih ada fungsi lain yakni memberikan “kebebasan” kepada seseorang untuk mendapatkan penghidupan yang layak. Salah satu caranya adalah mengemis di sepanjang jembatan. Ya!! dialah gepeng (gelandangan dan pengemis). Dalam sehari rata-rata saya menemukan 2 pengemis yakni di ujung saat kita naik dan di ujung satunya saat kita hendak turun.
Pemandangan seperti ini jelas merugikan kita sebagai pengguna jalan. Sungguh ironi memang. Dalam Mall WTC menyuguhkan hedonisme, sementara di luar masih terjadi kesenjangan yang jelas terlihat.
Mau Kemana KBBC?
September 12, 2009
Saya yakin, banyak orang yang semakin bingung dengan kiprah KBBC akhir-akhir ini, kalau kopdar jarang ada yang datang, termasuk saya, kalau ada acara ngumpul ya paling orangnya gitu-gitu aja. Belum lagi milisnya juga sepi, tiada perbincangan panas disana
Tapi saya sendiri tidak kuatir, karena pendirian KBBC sebenarnya lebih sebagai ajang silaturahmi antar bloger yang mempunyai kedekatan dengan kawasan Tangerang (kota Tangerang, kab Tangerang, dan kota Tangerang Selatan). Ibaratnya ajang perkenalanlah, toh tidak ada salahnya menambah teman.
Saya sendiri tidak berharap banyak dan muluk2 tentang KBBC, yang penting buat saya silaturahmi antar anggota KBBC tidak putus dan mau tetap bekerja sama untuk memajukan dunia blog minimal saling mengingatkan jika diantara kita dilanda penyakit sedang malas untuk melakukan update blognya seperti pak Kumandan Caplang. Yang jelas saya tetap berusaha untuk memberikan dukungan dengan saling memberikan komentar pada blog masing – masing anggota
Bagaimana dengan anda?
Kerusakan Jalan Raya Serpong di seberang RS As-Shobirin Perlu Segera Diperbaiki
June 24, 2009
Jalan Raya Serpong merupakan jalan yang tidak pernah sepi. Setiap pagi sampai malam, jalan ini selalu dipadati oleh pengguna jalan, terutama yang menggunakan kendaraan bermotor baik roda dua maupun lebih. Mulai dari yang berbobot ringan sampai tronton atau dump truck bertonase tinggi meluncur di atas aspal Jalan Raya Serpong setiap hari.
Padatnya lalu lintas di Jalan Raya Serpong membuat jalan itu sensitif terhadap gangguan. Gangguan kecil seperti kecelakaan lalu lintas atau kendaraan mogok akan membuat antrian panjang kendaraan. Begitu pula gangguan berupa kerusakan jalan yang cukup parah akan membuat kenyamanan pengguna jalan terganggu.
Di Jalan Raya Serpong terdapat dua titik kerusakan yang mengganggu kelancaran lalu lintas. Kedua titik tersebut terdapat di seberang RS As-Shobirin, pada ruas arah Tangerang – Serpong. Kerusakan di dua titik tersebut sudah cukup lama. Saya setiap hari melintasi ruas tersebut dan merasa sudah sudah lebih dari satu bulan kerusakan itu mengganggu para pengguna jalan.
Saya mohon Pemerintah Kabupaten Tangerang atau Pemerintah Kota Tangerang Selatan segera menjatuhkan perintah kepada Dinas PU untuk segera memperbaiki kerusakan jalan tersebut. Hal yang diambil untuk mengatasi kerusakan di dua titik tersebut adalah dengan menutupi lubang di kedua titik tersebut dengan pelat besi. Akan tetapi, saat ini lubang di kedua titik tersebut sudah lebih luas cakupannya daripada ruang yang dapat ditutup oleh pelat besi yang dihamparkan di sana.
Semoga yang memiliki wewenang dapat segera melakukan kewajibannya dalam memperbaiki jalan tersebut. Kami pengguna jalan adalah pembayar pajak. Oleh karena itu, sebagai pembayar pajak kami meminta agar kerusakan di dua titik di seberang RS As-Shobirin tersebut segera diperbaiki.
PMI Cabang Kota Tangerang Selatan
June 23, 2009
Seiring dengan terealisasinya Kota Tangerang Selatan beberapa waktu lalu, muncul gagasan dari aktivis PMI dan tokoh masyarakat yang berdomisili di Tangerang Selatan untuk segera membentuk PMI Cabang Tangerang Selatan.
Alhamdulillah, setelah melewati prosedur yang harus dijalankan sesuai AD/ART PMI, maka pada tanggal 29 April 2009 lahirlah PMI Cabang Tangerang Selatan melalui Keputusan Pengurus Daerah Palang Merah Indonesia Propinsi Banten Nomor: 110/KEP/PD PMI/IV/2009 tentang Penunjukan Pengurus Sementara Palang Merah Indonesia Cabang Kota Tangerang Selatan.
Tugas pokok dari Pengurus Cabang Sementara PMI Kota Tangerang Selatan adalah mengkoordinir kegiatan kepalangmerahan di Wilayah Kota Tangerang Selatan dan mempersiapkan terselenggaranya Musyawarah Cabang.
Adapun Susunan Pengurus Sementara Palang Merah Indonesia Cabang Kota Tangerang Selatan adalah sebagai berikut:
Ketua: Hj.Airin Rachmi Diany, SH, MH
Wakil Ketua I: H.B.Chandranegara, SE
Wakil Ketua II: drg.Fuad Pahlevi Masduki
Wakil Ketua III: Ani Yuliani
Sekretaris: Agus Rama Dani
Bendahara: Rizka Dwipa Anggana
Anggota:
Fachri Syadeli
Nita Sachfitri, SH
dr. Irma Dewi
Drs. Djoko Supono
drg. Endang S. Sumarah
Kantor sementara PMI Cabang Kota Tangerang Selatan bertempat di Ruko Pamulang Plaza, blok B.10 Telp. 7407252.
Pembangunan JPO di depan WTC Serpong
June 3, 2009
Apabila Anda ingat salah satu kiriman saya mengenai perlunya JPO di Jalan Raya Serpong yang pernah saya tulis maka Anda saat ini perlu bergembira karena Jalan Raya Serpong akan memiliki sebuah JPO (jembatan penyeberangan orang) yang baru dibangun.
JPO ini dibangun di lokasi kelima yang saya sebutkan dalam kiriman tersebut, yaitu di depan WTC Serpong.
Sebagai orang yang mengusulkan agar dibangun JPO di Jalan Raya Serpong, saya menyambut baik pembangunan JPO tersebut. Saya tidak tahu apakah JPO tersebut dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang, Pemerintah Kota Tangerang Selatan atau pihak WTC Serpong. Saya pun tidak tahu apakah JPO tersebut dibangun karena adanya kiriman saya tersebut. Akan tetapi, saya merasa gembira karena siapa pun yang membangun, akhirnya menyediakan fasilitas penyeberangan yang aman untuk penduduk.
Jembatan Penyeberangan Orang jelas sangat dibutuhkan di Jalan Raya Serpong mengingat Jalan Raya Serpong yang lebar terdiri dari tiga lajur di setiap arah dan memiliki lalu lintas yang sangat padat. Setiap hari saya melewati Jalan Raya Serpong sehingga saya menyaksikan sendiri kepadatan lalu lintas di jalan tersebut. Tentunya, JPO tidak hanya diperlukan di depan WTC Serpong. Paling tidak, ada lima lokasi yang saya usulkan pada kiriman terdahulu, yaitu:
- Di depan TIFICO. Di lokasi ini banyak karyawan yang menyeberang jalan pada saat jadwal masuk dan pulang kerja.
- Di lampu merah Gerbang Gading Serpong. JPO dapat disatukan dengan JPO Tifico. Akan tetapi, kalau tetap akan dibangun sebaiknya dibangun dengan jarak minimal 200m dari lampu merah ke arah Serpong karena saat ini lampu merah Serpong merupakan titik kemacetan lalu lintas yang disebabkan oleh angkot-angkot yang ngetem di sana.
- Di depan Plasa Serpong.
- Di antara RS As-Sobirin dan Bunderan Alam Sutera
- Di Depan WTC Serpong
Mudah-mudahan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan segera dapat membangun JPO di lokasi-lokasi yang lain.
Musibah Situ Gintung
March 27, 2009
Innalillahi Wainnalillahi Raji’un.
Sebelumnya, kami keluarga besar Komunitas Bloger Benteng Cisadane mengucapkan belasungkawa dan duka cita yang mendalam atas musibah tanggul jebol di Situ Gintung, Cirendeu, Tangerang Selatan.
Berita dari DetikNews
Jakarta – Tanggul Situ Gintung jebol memendam puluhan rumah warga. Petaka itu diawali dari hujan deras Kamis 26 Maret 2009 siang, hingga berujung ambrolnya tanggul Situ Gintung pada Jumat 27 Maret dini hari.
“Kemarin siang itu hujan deras sejak pukul 14.00 WIB sampai maghrib jam 18.00 WIB hingga air tanggul penuh. Malam sekitar pukul 00.00 WIB, tanggul sudah mulai retak, tidak lama jebol, byuurr..” kisah warga Kampung Situ Gintung, Desa Cireundeu, Tangerang, Mulyadi kepada detikcom, Jumat (27/3/2009).
Tanggul yang jebol posisinya di bawah persis di belakang RM Situ Gintung. Di atas Situ Gintung itu, menurut Mulyadi, terdapat bangunan jembatan beton yang dibangun di zaman Belanda. Karena air bertambah deras, imbuhnya, maka terjangan air pun mengikis tiang jembatan beton itu.
“Jembatan pun akhirnya ambrol pukul 03.00 WIB,” ujar Mulyadi yang rumahnya juga terendam persis disamping jembatan yang ambrol itu.
Setelah itu, debit air makin deras. Menurut Mulyadi, sudah ada 23 rumah tetangganya yang tenggelam karena tanggul Situ jebol.
Pantauan detikcom, setidaknya ada puluhan rumah yang terendam, lebih dari 23 rumah. Air merendam rumah dari Situ Gintung sampai Poncol ke arah Cireundeu. Tak hanya rumah, ada juga beberapa fasilitas umum seperti masjid, dan lainnya
Saat ini yang dibutuhkan bukan polemik saling tuduh siapa yang salah dan benar mengenai musibah ini. Bantuan dan uluran tangan amat diperlukan untuk para korban.
Untuk yang ingin menyalurkan bantuan dalam bentuk apa saja (Uang, makanan, selimut, obat-obatan dsb) bisa menghubungi pihak Jejak Petualang Community yang telah terjun langsung ke lokasi di nomor Rekening:
Bank Mandiri : 103-00-0002185-3 an. Agustina Susanti
BNI : 10595971 an. Agustina Susanti
BCA : 0751163109 an. Agustina Susanti
Atau dapat menghubungi:
Koord. Lapangan : Gonjess (08999270999)
Koord. Logistic : Epik (081310649932)
Koord. Keuangan : Nhanha (08159919459)
Koord. Posko : Aji Rachmat (08176800446)
Atau melalui rekening Palang Merah Indonesia di:
Bantuan Bencana Umum:
Bank Mandiri Cabang Wisma Baja (Swift Code: B E I I I D J A)
a/c 070.00001.160.17 a/n Palang Merah Indonesia
Dengan nomor telepon 021. 5531310
Semoga musibah ini dapat menambah kewaspadaan masyarakat akan musibah yang dapat terjadi di musim hujan.




